ABOUT US

Our development agency is committed to providing you the best service.

OUR TEAM

The awesome people behind our brand ... and their life motto.

  • Neila Jovan

    Head Hunter

    I long for the raised voice, the howl of rage or love.

  • Mathew McNalis

    Marketing CEO

    Contented with little, yet wishing for much more.

  • Michael Duo

    Developer

    If anything is worth doing, it's worth overdoing.

OUR SKILLS

We pride ourselves with strong, flexible and top notch skills.

Marketing

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

Websites

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

PR

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

ACHIEVEMENTS

We help our clients integrate, analyze, and use their data to improve their business.

150

GREAT PROJECTS

300

HAPPY CLIENTS

650

COFFEES DRUNK

1568

FACEBOOK LIKES

STRATEGY & CREATIVITY

Phasellus iaculis dolor nec urna nullam. Vivamus mattis blandit porttitor nullam.

PORTFOLIO

We pride ourselves on bringing a fresh perspective and effective marketing to each project.

Tampilkan postingan dengan label Lessons. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lessons. Tampilkan semua postingan
  • Penggunaan Kata "Of" Dalam Bahasa Inggris

    Setelah mempelajari tentang penggunaan preposisi "for", kali ini saya akan coba membahas mengenai penggunaan preposisi "of" dalam bahasa inggris.
    Kata "of" sendiri merupakan preposisi yang banyak ditemukan dalam penggunaan kalimat dalam bahasa inggris. "Of" dapat berarti daripada, dari, dan tentang. Namun dalam beberapa konteks, "of" tidak perlu diterjemahkan. Sama seperti dengan preposisi lainnya, kata "of" dapat berupa uncountable noun, singular noun, dan plural noun.

    "Of" sebagai adjective
    Bahasa inggris merupakan hukum MD (menerangkan diterangkan). 


    Artinya adjective ditempatkan di depan noun yang diterangkannya. Jika adjective tersebut merupakan noun, pola MD ini dapat dirubah menjadi DM (seperti halnya dalam bahasa Indonesia) dengan menggunakan preposisi "of".
    Contoh: The University of London = Universitas London.
    Pada kalimat tersebut, London adalah noun yang difungsikan sebagai adjective. Noun ini menerangkan "university".
    Contoh lain:
    - This house is called the house of happiness. (rumah ini disebut dengan tempat kebahagiaan).
    - Bali is the island of thousand temples. (bali adalah pulau seribu candi).

    "Of" untuk menyatakan jumlah/quantity
    Determiner + Of (jika diikuti oleh specific plural noun)

    Contoh:
    - Many of those cars were made in Japan. (Banyak dari mobi-mobil itu dibuat di Jepang).
    - One of those houses belongs to my boss. (Salah satu dari rumah-rumah itu adalah milik bosku). 

    Determiner + Of (jika diikuti oleh specific uncountable noun)
    Contoh: 
    - A large amount of his money has been stolen. (sejumlah besar uangnya telah dicuri).
    - A little of that news was true. (sedikit dari berita itu benar)

    Penggunaan "of" pada "both" dan "all"

    Jika both dan all diikuti oleh specific nouns, penggunaan of adalah optional (bisa digunakan bisa juga tidak, dan dua-duanya benar).

    Contoh:
    - Both of the cars are broken.
    artinya sama dengan:
    - Both cars are broken. (kedua mobil itu rusak).

    Contoh lainnya:
    - All of the students there are smart
    artinya sama dengan: 
    - All the students there are smart. (semua murid disana pintar).

    Verb + Of

    Beberapa verb sering digunakan bersamaan dengan "of". Kata "of" setelah verb pada umumnya dapat digantikan dengan "about".
    Contoh:
    Think of = Think about
    Talk of = Talk about
    Dream of = Dream about

    Contoh dalam kalimat:
    - I can't stop thinking of the test tomorrow. 
    - I can't stop thinking about the test tomorrow. 
    (aku tidak bisa berhenti memikirkan tes besok)

    - They were talking of you all the time.
    - They were talking about you all the time.
    (mereka membicarakanmu sepanjang waktu)

    - Josh dreamt of his late grandpa last night.
    - Josh dreamt about his late grandpa last night.
    (Josh bermimpi tentang almarhum kakeknya tadi malam)

    Oke, Sekian dulu pembahasan preposisi "of" ini. 
    Semoga bermanfaat,



    Source: Pissue
  • Beberapa Kesalahan Umum dalam Bahasa Inggris

    Bagi para pembelajar bahasa inggris seringkali terjebak pada penggunaan kata yang salah dalam bahasa Inggris, mungkin maksudnya ingin keliatan "jago" atau "hebat" namun ternyata lebih banyak yg terjebak dalam "bahasa inggris dengan cita rasa lokal". 

    Berikut ini adalah beberapa Kesalahan Penggunaan kata, pengucapan kata dan penyusunan kalimat yang sering dialami oleh pembelajar bahasa Inggris :
     
    1. Penggunaan Actually.
    Actually berati sebenarnya, kenyataannya. Yang paling umum adalah cara pengucapannya yg diucapkan mirip dengan pengucapan sebenarnya. Seharusnya pengucapannya adalah ACT-tua-lly, dengan tekanan suara di "ACT". Tapi lebih sering diucapkan dengan act-tu-ally, dengan penekanan suara pada "ALL" yg mengakibatkan masih terasa kental aksen local khususnya aksen jawa.

    2. Penggunaan Exactly
    Exactly Bermakna ‘Tepat, atau dengan tepat, atau tepat sekali. Tapi sering menjadi rancu dengan makna "sebenarnya , atau Pastinya".
    Contoh 1 :
    A : Where do you come from ?
    B : Jakarta.
    A: Exactly? maksudnya, tepatnya? (salah) seharusnya “which part of Jakarta?”

    Contoh2:
    A: when will you go home?
    B: Next week.
    A: Exactly? (Salah)- Seharusnya “when is it exactly?”

    Contoh3:
    Exactly, I don’t want to talk you. (Salah) - maknanya dikacaukan dengan actually

    3. Penggunaan kata pengulangan.
    Dalam bahasa Indonesia sering terjadi pengulangan kata ketika emosi terlibat, biasanya ketika seseorang merasa semangat akan sesuatu.

    Contoh: ‘Masuk, masuk, masuk’ tidak bisa diterjemahkan ‘get in, get in,get in’
    Atau bahkan ‘enter,enter,enter’

    ‘gimana,gimana’?’
    Tidak bisa diterjemahkan ‘how,how?”

    ‘Dengar,dengar’
    tidak bisa diterjemahkan dengan ‘listen,listen’
    ** Akan tetapi khusus untuk pengucapan ‘no,no,no’ dan ‘wait,wait,wait’ juga sering terjadi.

    4 . Pengisian jeda berbicara.
    Hal ini sangat sering terjad pada pembicara yang belum lancar dan sering mengalami jeda atau diam sesaat karena memikirkan apa yang harus dikatakan selanjutnya atau sedang mencoba ‘mengakses’ bank data vocabulary.
    Hindari mengucapkan ‘what’ atau ‘what ya’ ketika mengisi masa jeda, anda bisa katakan ‘errr...how should I say it’ kemudian lanjutkan mengungkapkan ide selanjutnya.
     

    5. Penerjemahan langsung
    Setiap pembelajar awal sepertinya mengalami fase ini dalam tahap belajar berbicara bahasa Inggris, oleh karena itu perlu diketahui bahwa bahasa Inggris tidak sama dengan bahasa Indonesia, baik dari segi tata bahasa, budaya,maupun penggunaan katanya.
     

    6. Memanjangkan pengucapan suku kata tertentu.
    Ada kecenderungan dalam bahasa Indonesia atau beberapa bahasa lokal, dalam bahasanya Jawa khususnya untuk memanjangkan suara atau suku kata dalam sebuah kata untuk memberikan kesan ‘sangat’.
    Kita sering sekali mendengar pola pengucapan “panjaaaang banget” untuk memberikan kesan benar-benar panjang, atau “bukunya tebaaal”. 
    Hal-hal yang bersifat kebiasaan seperti ini, seringkali terbawa pada penggunaan bahasa Inggris, padahal bahasa Inggris memiliki aturan sendiri dalam pola pengucapan, tekanan dan intonasi. Sederhananya, jangan memakai logat bahasa Indonesia atau bahasa lokal saat berbicara dalam Bahasa Inggris.
    Anda bisa mengganti kebiasaan:
    ‘’Oh, I’m tiiiired... dengan "I’m So tired"
    “It’s looooooong.. dengan “it’s so long” dsb.   


    ** Artikel dikutip dari: Buku SILY TALKIE by Mr. Puthut S.A

    ==================================================================

    Belajar bahasa inggris itu mudah, ada banyak metode pembelajaran jitu yang memungkinkan Anda bisa menguasai bahasa Inggris dalam waktu singkat. Salah satunya, anda bisa belajar di SINI.
  • Pemakaian Kata "Enough"

    Kata enough yang artinya "cukup", dalam kalimat ditempatkan:
    1. Di depan kata benda. Contohnya:
    He has enough money to buy a car ==> Dia punya cukup uang untuk membeli mobil
    Is there enough sugar? ==> Ada cukup gula?
    I have enough books ==> Saya punya cukup buku

    2. Di belakang kata sifat. Contohnya:
    He is rich enough to go abroad ==> Dia cukup kaya untuk pergi ke luar negeri
    The ladder is high enough ==> Tangga itu cukup tinggi
    He is old enough to get married ==> Dia cukup tua untuk menikah

    3. Di belakang kata kerja. Contohnya:
    He has spoken enough ==> Dia sudah cukup berbicara
    Have you slept enough? ==> Apakah Anda sudah cukup tidur?
    Did he sleep enough? ==> Apakah dia cukup tidur?

    4. Di akhir kalimat. Contohnya:
    It's enough ==> Cukup. Atau: sudah cukup
    Note: Jika Anda minta gula untuk teh Anda dan kawan Anda memasukkan gula itu dan menurut Anda sudah cukup, Anda dapat mengatakan: It's enough
    That's not enough ==> Itu tidak cukup
    Note: Kata enough juga dapat berdiri sendiri. Sebagai penjelasan dan dapat diserukan:
    Enough!! ==> Cukup!!

  • Price, Cost dan Fare

    Mulai posting kali ini, secara berkala akan saya bagikan kepada Anda tentang Pemakaian Kata dalam bahasa Inggris. Kenapa? karena pemakaian kata [using words] yang tepat akan menentukan keberhasilan anda dalam menggunakan kemampuan bahasa inggris Anda di tempat-tempat yang notabene menggunakan bahasa inggris, misalnya ketika anda pergi/jalan-jalan ke luar negeri.

    Okay. Untuk yang pertama, akan kita bahas tentang pemakaian kata price, cost and fare.


    Price 
    Price adalah kata benda, dan artinya: harga. Contoh:
    The price of this pencil is Rp. 1.000,- ==> Harga pensil ini seribu rupiah

    The price of this shoes is Rp. 50.000,- ==> Harga sepatu ini Rp. 50.000
    Note: Walaupun sepatunya jamak, tetapi harganya harus tunggal

    How much is the pencil? ==> Berapa harga pensil ini?
    Note: mengenai harga boleh juga dikatakan "how much", yang menandakan harga dan bukan jumlah.
    Karena "harga" adalah kata benda, maka harus dikatakan "what" dalam kalimat tanya, seperti:
    what is the price of this pencil? ==> Berapa harga dari pencil ini?

    Cost
    To cost adalah kata kerja, dan artinya: berharga, mempunyai harga
    contoh kalimat:
    This pencil costs Rp. 1.000,- ==> Pensil ini harganya seribu rupiah
    The bananas cost Rp. 5.000,- ==> Pisang itu harganya lima ribu rupiah
    Note: Karena "to cost" adalah kata kerja, maka dalam kalimat tanya harus dikatakan "how much"
    contoh:
    How much does this ink cost? ==> Berapa harga tinta ini?
    How much do they cost? ==> Berapa harganya [itu]?, misalnya barang-barang dalam jumlah banyak
    Fare
    Fare artinya ongkos, dan selalu mengenai pengangkutan/kendaraan umum dan tentunya merupakan "kata benda". Contoh:
    The bus fare from Jakarta to Bandung is Rp. 60.000 ==> Ongkos bus dari Jakarta ke Bandung adalah 60 ribu rupiah
    How much is the fare? atau: what is the fare? ==> Berapa ongkosnya?

    Ingatlah untuk tidak salah menggunakan kata-kata tsb di atas dalam situasi ataupun dalam kondisi yang berbeda. Bahasa inggris itu mudah tapi bukan berarti kita bisa menggunakannya secara sembarangan.
    [Oh ya, Anda bisa melihat daftar kata kerja, kata benda, dll dalam bahasa inggris di sini]

    *Don't be tied up, learn english as your term. U must know the rules and then play it with your intuition...
  • Past Future Perfect Continuous Tense: Belajar Tense Inggris (16)

    Sampailah pada pembahasan tense terakhir di belajar tense inggris ini, yaitu Past Future Perfect Continuous Tense. Untuk mengungkapkan kejadian yang akan sudah sedang terjadi pada masa lalu kita menggunakan Past Future Perfect Continuous Tense, yang memiliki persamaan dengan Future Perfect Continuous tense .

    Contoh Past Future Perfect Continuous tense :
    I would have working in leading companies for 10 years (+)
    - Aku akan sudah sedang bekerja di perusahaan ternama selama 10 tahun
    I would not have working in leading companies for 10 years (-)
    - Aku tidak akan sudah sedang bekerja di perusahaan ternama selama 10 tahun
    Would you have working in leading companies for 10 years? (?)
    - Apakah kamu akan sudah sedang bekerja di perusahaan ternama selama 10 tahun?

    Rumus:
    Positif (+)
    Subject + should/would + have + been + verb-ing + object
    Negatif (-)
    Subject + should/would + not + have + been + verb-ing + object
    Tanya (?)
    Should/would + subject + have + been + verb-ing + object ?
  • Past Future Perfect Tense: Belajar Tense Inggris (15)

    Untuk mengungkapkan tindakan yang akan sudah selesai di masa lalu, kita menggunakan Past Future Pefect Tense Contoh Past Future Perfect tense :
    My mother should have been here at nine o’clock tomorrow (+)
    - Ibu saya akan sudah berada disini jam 9 besok
    My mother should not have been here at nine o’clock tomorrow (-)
    - Ibu saya tidak akan sudah berada disini jam 9 besok
    Should your mother have been here at nine o’clock tomorrow? (?)
    - Apakah ibu kamu akan sudah berada disini jam 9 besok ? 
    Marwan would have worked in leading companies next month (+)
    - Marwan akan sudah bekerja di perusahaan ternama bulan depan
    Marwan will not have worked in leading companies next month (-)
    - Marwan tidak akan sudah bekerja di perusahaan ternama bulan depan
    Will Marwan have worked in leading companies next month ? (?)
    - Apakah Marwan akan sudah bekerja di perusahaan ternama bulan depan ?
     *(bandingkan perbedaannya dengan Future Perfect Tense)

    Rumus:
    Positif (+)
    Subject + should/would + have + been + complement
    Subject + should/would + have + verb III + object
    Negatif (-)
    Subject + should/would + not + have + been + complement
    Subject + should/would + not + have + verb III + object
    Tanya (?)
    Should/would + subject + have + been + complement ?
    Should/would + subject + have + verb III + object ?


  • Past Future Continous Tense: Belajar Tense Inggris (14)

    Okay, kembali membahas penggunaan tense di dalam belajar bahasa inggris. Kali ini kita akan mempelajari tentang Past Future Continous Tense atau yang biasa disebut Past Future Progressive Tense. Biasanya digunakan untuk menceritakan suatu tindakan yang akan sedang terjadi pada masa lalu (untuk yang sedang terjadi di masa sekarang disebut Future Continuous Tense)

    Contoh :
    My brother would be finishing Thesis last week (+)
    - Kakakku akan telah sedang menyelesaikan tesis minggu lalu
    My brother would not be finishing Thesis last week (-)
    - Kakakku tidak akan telah sedang menyelesaikan tesis minggu lalu
    Would your brother be finishing Thesis last week? (?)
    - Apakah kakakmu akan telah sedang menyelesaikan tesis minggu lalu ?

    Rumus:
    Positif (+)
    Subject + should/would + be + verb-ing + object
    Negatif (-)
    Subject + should/would + not + be + verb-ing + object
    Tanya (?)
    Should/would + subject + be + verb-ing + object ?
  • Past Future Tense: Belajar Tense Inggris (13)


    Simple Past Future Tense ini adalah kebalikan dari Simple Future tense. Jadi, digunakan untuk mengungkapkan kejadian yang akan terjadi pada masa lalu (bukan masa sekarang).

    Contoh Simple Past Future tense :
    He should be in Banten next month (+)
    - Dia akan / telah berada di Banten bulan depan
    He should not be in Banten next month (-)
    - Dia tidak akan / telah berada di Banten bulan depan
    Should he be in Banten next month? (?)
    - Apakah dia akan / telah berada di Banten bulan depan?
    I should be pick up when you arrive at the station tomorrow (+)
    - Saya akan sedang / sudah menjemput ketika kamu tiba di stasiun besok
    I should not be pick up when you arrive at the station tomorrow (-)
    - Saya tidak akan sedang sudah menjemput ketika kamu tiba di stasiun besok
    Should you be pick up when I arrive at the station tomorrow? (?)
    - Apakah kamu akan sedang sudah menjemput ketika saya tiba di stasiun besok ?

    Ingat, Rumusnya:
    Positif (+)
    Subject + should/would + be + object
    Subject + should/would + verb I + object

    Negatif (-)
    Subject + should/would + not + be + object
    Subject + should/would + not + verb + object

    Tanya (?)
    Should/would + subject + be + object ?
    Should/would + subject + verb I + object ?

  • Future Perfect Continous Tense: Belajar Tense Inggris [12]

    Selanjutnya, kita akan mempelajari tentang Future Perfect Continous Tense. Kita menggunakan Future Perfect Continuous tenses bahasa inggris ini untuk menceritakan kejadian yang akan berlangsung pada waktu tertentu di masa depan. Future Perfect Continuous Tense dikenal juga dengan sebutan Present Future Perfect Continuous atau Future Perfect Progressive.

    Contoh:
    My grandmother will have been visiting us tomorrow morning (+)
    - Nenek saya akan/telah sedang mengunjungi kami besok pagi
    My grandmother will not have been visiting us tomorrow morning (-)
    - Nenek saya tidak akan/telah sedang mengunjungi kami besok pagi
    Will your grandmother have been visiting you tomorrow morning? (?)
    - Apakah nenek kamu akan/telah sedang mengunjungi kamu besok pagi?

    Rumus:
    Positif (+)
    Subject + shall/will + have + been + verb-ing + object
    Negatif (-)
    Subject + shall/will + not + have + been + verb-ing + object
    Tanya (?)
    Shall/will + subject + have + been + verb-ing + object ?

    *Ungkapan waktu yang umum digunakan :
    By tomorrow / 8 o’clock, This year / month / week, Next year / month / week
  • Future Perfect Tense: Belajar Tenses Inggris (11)

    Future Perfect tenses bahasa inggris ini digunakan untuk menyatakan kejadian yang akan selesai di masa depan yang sudah dimulai di masa lalu. Future Perfect disebut juga Present Future Perfect Tense atau Future Perfect Simple Tense.

    Contoh:
    I will have been in this hospital until tomorrow morning (+)
    - Saya akan (telah) berada di rumah sakit ini sampai besok pagi
    I will not have been in this hospital until tomorrow morning (-)
    - Saya tidak akan (telah) berada di rumah sakit ini sampai besok pagi
    Will you have been in this hospital until tomorrow morning? (?)
    - apakah kamu akan (telah) berada di sini sampai besok pagi ?

    Majid will have rented my house next month (+)
    - Majid akan (telah) menyewa rumahku bulan depan
    Majid will not have rented my house next month (-)
    - Majid tidak akan (telah) menyewa rumahku bulan depan
    Will Majid have rented my house next month? (?)
    - apakah Majid akan telah menyewa rumahku bulan depan ?

    Rumus:
    Positif (+)
    Subject + shall/will + have + been + complement
    Subject + shall/will + have + verb III + object

    Negatif (-)
    Subject + shall/will + not + been + complement
    Subject + shall/will + not + have + verb III + object

    Tanya (?)
    Shall/will + subject + been + complement
    Shall/will + subject + have + verb III + object?

    *Keterangan waktu (adverb of time) yang umum digunakan : Before, by tomorrow/7 o’clock/next month, until/till.
  • Future Continous Tense: Belajar Tense Inggris (10)


    Dalam belajar tense bahasa inggris kali ini, kita akan mempelajari tentang Future Continous Tense
    Future Continous Tense, yang dikenal juga dengan sebutan Present Future Continuous umumnya digunakan untuk menandakan bahwa kita akan berada ditengah-tengah suatu kejadian dalam waktu tertentu di masa depan.
    Future Continuous juga memiliki 2 bentuk yaitu “will” dan “going to”, memiliki makna yang sama dan bisa saling menggantikan saat digunakan. Berbeda dengan penggunaan pada Simple Future tense.

     
    Penggunaannya adalah pada:
    1. Tindakan di masa depan yang sedang berlangsung
    2. Dugaan antara masa kini dan masa depan
    For example: 
    Joni won’t be sleeping now
    - Joni tidak akan tidur sekarang (saya pikir Joni tidak tidur sekarang)
    3. Untuk mengajukan pertanyaan dengan sopan tentang niat seseorang
    Will you be coming home?
    - akankah kamu datang ke rumah? (saya berharap kamu datang ke rumah)

    Rumus:
    Positif (+)
    Subject + will/shall + be + verb-ing + object
    Negatif (-)
    Subject + will/shall + not + verb-ing + object
    Tanya (?)
    Will/shall + subject + be + verb-ing + object

    Contoh:
    I will be watching a movie tonight (+)
    - saya akan sedang menonton film nanti malam
    I will not be watching a movie tonight (-)
    - saya tidak akan sedang menonton film nanti malam
    Will you be watching a movie tonight? (?)
    - Apakah kamu akan sedang menonton film nanti malam ?

  • Simple Future Tense: Belajar Tense Inggris [9]

    Dalam bahasa inggris, Simple Future Tense adalah yang paling umum di antara semua bentuk future tenses. Banyak digunakan dalam banyak situasi seperti ketika membuat rencana, janji atau juga prediksi. Future tense disebut juga dengan Present Future Tense.  

    Simple Future Tense dibagi menjadi dua bentuk, yaitu “Will/shall” dan “going to”. Tetapi keduanya memiliki perbedaan penggunaan masing-masing.
    “Will”, digunakan dalam mengucapkan suatu rencana tindakan yang baru saja dipikirkan/belum direncanakan/spontanitas saat berbicara. Juga digunakan untuk mengungkapkan ramalan/prediksi yang akan terjadi berdasarkan perhitungan atau juga perasaan (belum tentu kepastiannya).
    Will sering disingkat:
    Will = ‘ill
    Will not = won’t

    *Will/shall juga sering digunakan dengan “probably, most likely, I think, I’m sure, I wonder (if, what, when, etc) ”

    Sedangkan “going to”, digunakan dalam mengucapkan suatu rencana sebuah tindakan yang telah dibuat jauh sebelum berbicara. Dan juga digunakan untuk mengungkapkan suatu prediksi berdasarkan tanda-tanda saat ini (pasti terjadi kemungkinan besar). “Going to”“gonna” yang sering digunakan dalam situasi tidak resmi. juga dikenal dalam kata
    PENTING : Hindari menggunakan kata “gonna” dalam ujian bahasa inggris atau suasana resmi.

    Contoh – Simple Future tense :
    We will go to school soon (+)
    - Kita akan pergi ke sekolah segera
    We will not go to school soon (-)
    - Kita tidak akan pergi ke sekolah segera
    Will we go to school soon? (?)
    - Apakah kita akan pergi ke sekolah segera
    The students are going to have a test next month (+)
    - Para siswa akan menghadapi ujian bulan depan
    The students are not going to have a test next (-)
    - Para siswa tidak akan menghadapi ujian bulan depan
    Are the students going to have a test next month? (?)
    - Apakah para siswa akan menghadapi ujian bulan depan ?

    Rumus:
    Positif (+)
    Subject + will/shall + verb I + object
    Subject + am/is/are + going to + verb I + object
    Negatif (-)
    Subject + will/shall + verb I + object
    Subject + am/is/are + not + going to + verb I + object
    Tanya (?)
    Will/shall + subject + verb I + object
    Am/is/are + subject + going to + verb I + object

    *Materi ini bisa Anda dapatkan di: Kursus Belajar Bahasa Inggris Cepat
  • Past Perfect Continous Tense: Belajar Tense Bahasa Inggris (8)

    Kali ini kita akan membahas tentang Past Perfect Continuous Tense. Tense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu tindakan yang dimulai di masa lalu dan berlangsung sampai tindakan lain yang di masa lalu.

    Penggunaannya pada :
    1. Durasi tindakan masa lalu sampai titik waktu tertentu di masa lalu juga
    2. Kalimat pengandaian (Conditional Sentence) Type III
    For ex: "If it hadn’t been raining, we would have played football"
    3. Kalimat tak langsung (reported speech)
    Ann: I was crying
    George: Ann said she had been crying
    George : Ann mengatakan bahwa dia telah menangis

    Contoh Past Perfect Continuous tense :
    He had been living in Jakarta about ten years (+)
    - Dia telah tinggal di Jakarta sekitar 10 tahun
    He had not been living in Jakarta about ten years (-)
    - Dia belum tinggal di Jakarta sekitar 10 tahun
    Had He been living in Jakarta about ten years? (?)
    - Apakah dia telah tinggal di Jakarta selamat 10 tahun?

    Rumus:
    Positif (+)
    Subject + had + been + verb-ing + object
    Negatif (-)
    Subject + had + not + been + verb-ing + object
    Tanya (?)
    Had + subject + been + object ?

    Perbedaan antara Present Perfect Continuous dan Past Perfect Continuous adalah :
    Present Perfect Continuous mengungkapkan tindakan yang terus berlanjut sampai sekarang sedangkan Past Perfect Continuous tidak.
    Contoh:
    He has been playing for two hours
    Dia telah bermain selama 2 jam (dia masih bermain atau baru saja selesai)
    He had been playing for two hours when arrived
    Dia telah bermain selama 2 jam ketika saya tiba (sekarang tidak sedang bermain).
  • Past Perfect Tense: Belajar Tense Inggris (7)


    Di dalam Bahasa Inggris, Past Perfect tense digunakan untuk menunjukkan suatu tindakan di masa lalu berkaitan dengan tindakan lain sebelumnya di masa lalu.
    Penggunaan :
    1. Menceritakan sebuah tindakan yang sudah selesai sebelum tindakan lain di masa lalu

    2. Kalimat pengandaian (Conditional Sentence) Type III
    If + subject + Past perfect + would have + verb III
    "If we had known the answer, we would have told you" 
    - "Seandainya kami telah tahu jawabannya, kami akan telah mengatakan padamu (kenyataanya kami sudah tidak tahu jawabannya)

    3. Kalimat tak langsung (reported speech)
    Ann: I have searched all the rooms.
    George: Ann said she had searched all the rooms.
    George : Ann mengatakan bahwa dia sudah mencari semua kamar
    Contoh - Past Perfect tense :
    They had been here before 1945 (+)
    - Mereka telah berada disini sebelum tahun 1945
    They had not been here before 1945 (-)
    - Mereka belum berada disini sebelum tahun 1945
    Had they been here before 1945? (?)
    - Apakah mereka telah berada disini sebelum 1945 ?
    She had gone to Amsterdam when I called her (+)
    - Dia telah pergi ke Amsterdam ketika aku meneleponnya
    She had not gone to Amsterdam when I called her (-)
    - Dia belum pergi ke Amsterdam ketika aku meneleponnya
    Had she gone to Amsterdam when you called her ?
    - Apakah dia telah pergi ke Amsterdam ketika kamu meneleponnya ?

    Rumus Past Perfect Tense :
    Positif (+)
    Subject + had + verb III + (past participle) + object
    Negatif (-)
    Subject + had + not + verb III + object
    Tanya (?)
    Had + subject + verb III + object ?

    Keterangan waktu (Adverb of time) yang umum digunakan dalam past Perfect tense ini :
    after, before, already, as soon as, just, yet, until, till, by the time that.
    Past Perfect tense juga digunakan untuk ungkapan seperti : “I wish”, “as if/though” and “if only”.
    "I wish I hadn’t gone there." 
    - aku berharap aku tidak pernah pergi kesana
    Jono looked as if he had done something terrible.
    - Jono tampak seolah-olah ia telah melakukan sesuatu yang mengerikan

  • Past Continous Tense: Belajar Tense Bahasa Inggris (6)

    Past Continuous Tense adalah susunan kalimat yang mengungkapkan tindakan di masa lalu yang sedang berlangsung. Tindakan kadang dapat juga disela oleh sesuatu. Bentuk tenses bahasa inggris ini disebut juga Past Progressive Tense.

    Penggunaannya pada :
    1. Tindakan yang sedang berlangsung
    2. Kegiatan sela yang sedang berlangsung
    3. Kegiatan yang sedang berlangsung pada waktu yang sama di masa lalu
    4. Pertanyaan bersyarat / sopan


    Contoh:
    He was sleeping when I came (+)
    - Dia sedang tidur ketika saya datang
    He was not sleeping when I came (-)
    - Dia tidak sedang tidur ketika saya datang
    Was he sleeping when I came?
    - Apakah dia sedang tidur ketika saya datang ?
    I was working all night yesterday (+)
    - Saya sedang bekerja sepanjang malam kemarin
    I was not working all night yesterday (-)
    - Saya tidak sedang bekerja sepanjang malam kemarin
    Were you working all night yesterday?
    - Apakah kamu sedang bekerja sepanjang malam kemarin ?

    Rumus:
    Positif (+)
    Subject + to be (was/were) + verb-ing + object
    Negatif (-)
    Subject + was/were + not + verb-ing + object
    Tanya (?)
    - was/were + subject + verb-ing + object ?
  • Simple Past Tense: Belajar Tense Bahasa Inggris (5)

    Di dalam bahasa inggris, untuk mengungkapkan kejadian yang telah terjadi pada waktu tertentu di masa lalu digunakan Simple past Tense. Kejadiannya bisa pendek atau panjang. Atau juga bisa berarti beberapa kejadian yang terjadi satu demi persatu. Umumnya, Ada dua fakta penting yang perlu diingat dalam tenses bahasa inggris ini, yaitu :


    - Kata Kerja tak beraturan (Irregular Verbs)
    - Kalimat Negatif dan pertanyaan tidak seperti kalimat positif tetapi mempertahankan bentuk dasar kata kerja.

    Penggunaannya pada:

    1. Peristiwa di masa lalu yang telah selesai 
    2. Situasi di masa lalu 
    3. Serangkaian tindakan di masa lalu

    Contoh Simple Past tense:
    He was a businessman in 1999 (+)
    - Dia adalah seorang pebisnis pada tahun 1999
    I sell these motorcycles in Surabaya(+)
    - Saya menjual sepeda motor ini di Surabaya
    She did not visit me yesterday (-)
    - Dia tidak mengunjungiku kemarin
    My parents were not home this afternoon (-)
    - Orang tua ku tidak ada di rumah siang ini
    Did you play football yesterday ? (?)
    - Apakah kamu bermain sepakbola kemarin ?

    Rumus:
    Positif (+)
    - Subject + to be (was/were) + complement
    - Subject + verb 2 + object

    Negatif (-)
    - Subject + to be (was/were) + not + complement
    - Subject + did not + verb 1 + object

    Tanya (?)
    - Did + subject + verb 1 + object ?

    *Keterangan waktu (adverb of time) yang umum digunakan dalam simple past tense :
    Yesterday (kemarin), the other day (lain hari), just now (sekarang), the day before yesterday (sehari sebelum kemarin), etc.

  • Present Perfect Continuous: Belajar Tense Inggris (4)

    Untuk mengungkapkan tindakan yang telah dimulai di masa lalu dan sekarang masih berlanjut, kita akan menggunakan Present Perfect Continuous. Tenses bahasa inggris ini juga digunakan untuk menceritakan kejadian yang dimulai dimasa lalu dan baru saja selesai.
    Contoh:
    I have been watching TV for two hours (+)
    He has been playing football since elementary school (+)
    Marina has not been learning english for two years (-)
    Have you been reading a book for an hour ? (?)

    Penggunaannya adalah:

    1. Pada tindakan yang telah dimulai dimasa lalu dan masih berlanjut sekarang
    2. Pada tindakan yang baru saja berhenti

    Rumus :
    Positif (+):
    Subject + has / have + been + verb-ing
    Negatif (-):
    Subject + has / have + not + been + verb-ing
    Tanya (?):
    Has/have + subject + been + verb-ing ?

    Keterangan waktu (adverb of time) yang digunakan:
    “for” dan “since” merupakan keterangan waktu yang sangat umum digunakan dalam Present Perfect Continuous tense.
  • Present Perfect Tense; Belajar Tense Inggris (3)

    Dalam belajar tense inggris yang ke-3 ini, Anda akan belajar tentang bentuk Present Perfect tense. Dalam tenses bahasa inggris, bentuk ini biasanya digunakan untuk suatu tindakan yang masih berlangsung atau yang baru saja berhenti, tetapi masih memiliki pengaruh hingga masa kini (sekarang) dan menempatkan penekanan pada hasil.
    Contoh Penggunaan :
    1. Pada tindakan di masa lalu dan memiliki pengaruh di masa sekarang
    2. Pada tindakan yang dimulai di masa lalu dan masih berlanjut di masa sekarang
    3. pada tindakan yang terjadi pada waktu yang tidak pasti sebelum saat ini
    Rumusnya adalah :
    Positif (+)
    Subject + has / have + been + object
    Subject + has / have + verb III + object
    Negatif (-)
    Subject + has / have + not + been + object
    Subject +has / have + not + verb III + object
    Tanya (?)
    Have / has + Subject + verb III + object
    Have / has + subject + been + object

    Contoh pada kalimat:
    I have been at home for a week (+)
    Mr. Asep has not eaten the sate already (-)
    Has Mr. Didin been here since 07.00? (?)

    Untuk membentuk kalimat Present Perfect (simple) tense kita perlu mengetahui tentang :
    1. Kata kerja (verb) “have” (kata kerja bantu / auxiiliary verb)
    Bentuk tunggal:
    I have
    You have
    He / she / it has

    Bentuk jamak:
    We have
    You have
    They have

    2. Past Participle (been / verb III)
    Contoh :
    Talk = talked (regular)
    Go = gone (irregular)

    *Original Posted by: BelajarInggris.net
  • Present Continuous Tense: Belajar Tenses Inggris (2)

    Dalam tenses bahasa inggris, Present Continuous tense digunakan untuk tindakan yang sedang berlangsung sekarang, kejadian pada waktu sedang berbicara dan tindakan yang berlangsung hanya untuk jangka waktu yang singkat. Present Continuous tense disebut juga dengan Present Progressive Tense
    Contoh Penggunaan: 
    1. Kejadian sekarang atau kegiatan sementara : 
    Mr. Anton is writing a new book
    Mr. Anton sedang menulis buku baru

    2. Rencana di masa depan yang sudah pasti waktunya:
    I am going to Denpasar at 08.30 tomorrow
    Saya akan pergi ke Denpasar jam 8.30 besok

    3. Kejadian yang terkait atas sesuatu atau seseorang di sekitar waktu sekarang atau ketika sedang berbicara:
    It is raining day 
    Hari ini sedang hujan

    Rumus Present Continuous Tense:
    Positif (+):
    Subject + to be (am, is, are) + Verb – ing + object
    Negatif (-) :
    subject + to be + not + verb – ing + object
    Tanya (?) :
    to be + subject + verb – ing + object

    Contoh Present Continuous Tense :
    I am watching TV now (+)
    Mr. Teguh is not going to Jakarta (-)
    Is Mrs. Retno cooking in the kitchen ? (?)
     
    Present Continuous tense membutuhkan :
    -
    kata kerja “to be”, Tunggal:
    I am
    (orang pertama)
    You are (orang kedua)
    He / she / it is (orang ketiga)
    Jamak:
    We are
    (orang pertama)
    You are
    (orang kedua)
    They are
    (orang ketiga)

    -
    Bentuk kata kerja “-ing”Contoh :
    Go + ing = going
    - Keterangan waktu (adverb of time) yang sering digunakan dalam Present Continuous tense :
    “NOW, RIGHT NOW, TOMORROW,etc”

    *Original Posted by: BelajarInggris.net

  • The Simple Present Tense; Belajar Tense English (1)

    Materi pertama belajar grammar tenses bahasa inggris yaitu The Simple Present Tense.
    The Simple Present Tense adalah tenses yang paling banyak digunakan, dan karena paling banyak maka pembahasannya juga akan lebih panjang.
    Arti simple yaitu sederhana, sedangkan present adalah sekarang. Jadi bisa dikatakan bahwa Simple Present adalah tenses (pola kalimat) yang digunakan untuk menceritakan waktu sekarang dalam bentuk sederhana.
    Jadi kapanpun Anda melihat kata present dalam tenses apapun, bisa dipastikan bahwa dia menggunakan bentuk 1 – bentuk apa? ya bentuk verb, karena semua predicate itu wajib verb bukan, coba lihat posting awal grammar basic ini. Coba liat contoh-contoh kalimat dengan Simple Present dibawah ini:

    TOBE
    I am a teacher
    You are a teacher
    We are teachers
    They are teachers
    He is a teacher
    She is a teacher
    It is my cat

    Kalau Anda mengamati, maka kalimat diatas semuanya mengggunakan PREDICATE-1 atau predikat dalam bentuk 1, lihat saja tobe nya tidak lepas dari AM – IS – ARE. Contoh diatas adalah The simple present tense dalam bentuk nominal, karena semua kalimatnya menggunakan tobe-1
    Apakah ada bentuk lainnya? Ada, yaitu The Simple Present Tense dalam bentuk VERBAL. Yaitu yang tidak memiliki tobe tapi memiliki verb. Nanti akan di terangkan.

    Untuk saat ini cukup kita simpulkan bahwa ada 2 (dua) jenis Simple Present yaitu
    1. Nominal Simple Present
    2. Verbal Simple Present

    Untuk mengubah kalimat NOMINAL SIMPLE PRESENT kedalam bentuk negative (menyangkal) ataupun interrogative (bertanya) sangatlah mudah, amati
    (+) You are a teacher
    (- ) You are NOT a teacher
    (? ) Are you a teacher?

    Okey, silahkan Anda pahami dan tugas Anda sekarang adalah buatlah minimal 10 kalimat dengan menggunakan Nominal Simple Present ini.
    Sekarang kita lanjutkan pada pola kalimat VERBAL SIMPLE PRESENT – yaitu simple present yang tidak menggunakan tobe, tetapi VERB1 sebagai predicate1- nya.. Amati contoh berikut

    Subjective Pronouns Example:
    I I work
    You You work
    We We work
    They They work
    He He works
    She She works
    It It works

    Lihat, untuk awalan HE, SHE, IT .. verb nya menggunakan _s. Amati kembali contoh berikut
    He runs every morning
    She teaches English
    John has an English books

    Untuk kata kerja yang berakhiran bunyi DESIS (hissing sounds – x, ch, s, sh), kita menggunakan akhira _es. sehingga menjadi : teaches, mixes, washes, kisses... dsb.

    Exercise 1 :
    read – John reads in the morning
    1. read
    2. sing
    3. study
    4. work
    5. arrive
    6. leave
    7. practice
    8. write
    9. watch
    10. finish
    11. mix
    12. pass
    13. go
    14. have
    15. pray
    Answer keys :
    3. John studies
    9. John watches
    10 John finishes
    11. John mixes
    12. John passes
    13. John goes
    14. John have(s) -> John has
    15. John prays
    Amati kembali contoh kalimat ini :
    3. (study) -> John studies
    15. (pray) ->John prays

    Untuk verb study – sebelum huruf Y adalah huruf konsonan D, itulah sebabnya menjadi STUDIES
    Untuk verb pray – sebelum huruf Y adalah huruf vokal A, itulah sebabnya tetap PRAYS

    Exercise 2 : Yang mana HAVE dan HAS
    We -> We HAVE coffee in the morning
    He -> He HAS coffee in the morning
    1. he
    2 John and Mary
    3. they
    4. Mr. Allen
    5. she
    6. Mary
    7. the students
    8. my brothers
    9. my brother
    10. You and I
    11. he and she
    12. Mary’s sister
    13. Mary’s sisters
    14. the teacher
    15. people

    Dalam belajar Grammar tidak boleh terputus. Tentunya Anda sudah tahu bahwa ada 3 kelompok Tenses yaitu Present Tense, Past Tense dan Future Tense setiap kelompok masing-masing memiliki 4 tenses. Dimana untuk setiap tenses nya ada yang memiliki tipe Verbal dan Nominal.
    Sampai sini berhenti dulu... jangan lanjut baca kecuali Anda yakin paham, hehee...

    Okey lanjut lagi, untuk Simple Present memiliki tipe Nominal atau yang predicate nya Tobe1 serta Verbal yang predicate-nya Verb1. Masih paham dong?
    Okey... kita lanjut lagi. Untuk Nominal Simple Present, Anda sudah sangat memahami bagaimana menggunakan Tobe untuk setiap subjective pronouns-nya, sedangkan untuk Verbal Simple Present – semua yang diawali dengan He, She, It maka verb nya mendapatkan tambahan +S sbb.
    I write
    You write
    We write
    They write
    He writes
    She writes
    It writes
    Begitupun pada kata kerja HAVE seperti He Have(s) mendapatkan tambahan (s) – sehingga kalimat tersebut menjadi HE HAS.

    Perubahan Kalimat Negative dan Interrogative
    I
    You DON’T (do not) GO
    We
    They
    contoh : I don’t go, You don’t go, We don’t go, They don’t go. Selanjutnya amati sbb.
    He
    She DOESN’T (does not) GO
    It
    Amati, pada kalimat negative/interrogative yang berawalan He, She, It kata kerja nya (verb) nya kembali normal TIDAK MENGGUNAKAN +S lagi karena sudah ada DOES.
    (+) You write
    (-) You DON’T write
    (?) DO you write?
    (+) He writes
    (-) He DOESN’T write
    (?) Does he write?

    Amati contoh lain
    (+) You have a book
    (-) You DON’T have a book
    (?) DO you have a book?
    (+) He has a book
    (-) He DOESN’T have a book
    (?) DOES he have a book?

    Exercise 1 : Ubahlah kedalam kalimat (-) dan (?)
    1. You have a car
    2. My sister has a car
    3. My sisters have a car
    4. You and I learn English
    5. John and Bill sing
    6. The cat drinks
    7. Joe has breakfast
    8. Our brother teaches
    9. Our brothers work
    10. John’s sisters have a car

    Answer Key : (jangan diliat dulu kunci jawaban ini)
    My sister has a car
    My sister doesn’t have a car
    does my sister have a car?
    My sisters have a car
    My sisters don’t have a car
    do my sisters have a car?
    The cat drinks
    The cat doesn’t drink
    does the cat drink?
    Joe has breakfast
    Joe doesn’t have breakfast
    does Joe have breakfast?
    Our brother teaches
    Our brother doesn’t teach
    does our brother teach?
    John’s sisters have a car
    John’s sisters don’t have a car
    do John’s sisters have a car?

    Amati benar-benar, dan pastikan bahwa Anda memahami dan mampu mengatasi latihan Grammar ini dengan mudah. Yah begitulah resiko belajar Grammar, sabar…

    Kali ini kita masuk pada fungsi atau penggunaan Tenses The Simple Present Tense sbb.
    1. Menyatakan Fakta (expressing facts)
    Mudahnya begini saja, coba sekarang Anda buat sedikit tulisan tentang Danau Toba, dimana Anda paparkan Danau Toba itu bagaimana dsb. Tulisan Anda disitu hampir 100% menggunakan tenses ini. Karena Anda memaparkan suatu fakta. Nah dibawah ini ada tulisan singkat:

    "Belajaringgris.net adalah sebuah kursus bahasa Inggris online dengan sistim Full Conversation Tanpa Grammar. Ada 2 (dua) jenis website utama yaitu www.pakarbahasainggris.com dimana semua materi diberikan secara gratis, ada juga yang berbayar yaitu www.belajaringgris.net."

    Nah kalau Anda amati tulisan diatas, semuanya menggunakan tenses Simple Present karena hanya menceritakan fakta yang tidak akan berubah dari masa lalu, ke masa sekarang, sampai masa yang akan datang. Tapi kalau artikel diatas saya lanjutkan seperti ini:

    "Belajaringgris.net dalam waktu dekat akan meluncurkan kursus berbayar untuk Level II dimana yang dibentuk adalah kemampuan productive. Minggu lalu salah seorang peserta kursus berbayar dari Saudi Arab."

    Lihat kata akan disini bukan lagi wilayah Simple Present karena membicarakan masa yang akan datang. Begitu pula pada bagian kalimat minggu lalu.

    2. Menyatakan kebiasaan (expressing habits)
    Untuk yang ini Anda pasti akrab juga karena di sekolah sejak SMP sampai SMA fungsi Simple Present tidak lepas dari expressing habits, contoh mudah amati artikel ini:
    Banyak orang berkunjung setiap hari nya di kursus bahasa inggris belajaringgris.net Jika saya amati, mereka selalu membaca artikel ‘kamus bahasa inggris untuk hp’ sebelum membaca artikel lainnya. Itulah sebabnya saya selalu mengupdate materi belajaringgris.net setiap harinya. Dismping kategori utama yaitu MATERI KURSUS saya juga selalu mengupdate kategori GRAMMAR, dan kadang-kadang saya menulis di kategori ARTIKEL.

    Artikel singkat diatas menggunakan Simple Present, karena menyatakan kebiasaan. Karena itu biasanya menggunakan yang disebut dengan Adverbs of Frequency sbb.
    Adverbs of Frequency:
    always: selalu
    usually: biasanya
    often: seringkali
    sometimes: kadang2
    seldom: jarang
    never: tidak pernah
    ever: pernah
    Apakah pasti? …Anda ingat baik-baik “Bicara BAHASA TIDAK ADA YANG PASTI”. Karena itu enjoy aja lah. :)

    3. Menyatakan masa yang akan datang
    Lho??.. emang iya, itulah sebabnya sudah saya katakan sejak dini bahwa Anda tidak perlu tegang dalam belajar bahasa inggris, karena memang tidak ada yang pasti. Amati dialog ini:

    Romli: "besok kita ke pantai yuk mpok?"
    Juleha: "jam berapa bang?"
    Romli: "jam 7:00 pagi aje"
    Juleha: "waduh, besok aye pergi ke sekolah"
    Nah liat kalimat yang bercetak miring? kalimat itu menggunakan Simple Present Tense walaupun ada kata BESOK. Simple Present boleh digunakan untukmenceritakan peristiwa yang akan terjadi dengan syarat bahwa ‘peristiwa itu terjadi secara rutin’, dalam kasus Juleha contohnya, dia memang ke sekolah tiap jam 7:00 pagi, dari awal Februari, Maret sampai minggu kemaren, sampai hari Kamis kemarin juga jam 7:00 makanya boleh saja dia mengatakan BESOK... tetap menggunakan Simple Present.

    4. Menyatakan masa lalu
    Haduh?… inilah fakta bahwa Bahasa Inggris itu memang seenak wudel nya. Simple Present bisa digunakan untuk menceritakan masa yang akan datang, eh... ga taunya juga bisa dipake untuk menceritakan masa lalu. Terus buat apa rumus?.… ya ga tau??... siapa yang doyan rumus-rumusan?? yeee … 

    Juleha: "bang, aye semalem kaga bisa tidur?"
    Romli: "kenape mpok?"
    Juleha: "aye lihat pocong tapi aneh banget.."
    Romli: "aneh kenape mpok?"
    Juleha: "tuh pocong sih laki2, tapi pake gincu!!"

    Pada dialog diatas Juleha boleh saja menggunakan Simple Present. Tenses ini boleh digunakan untuk menceritakan peristiwa yang sudah berlalu dengan syarat untuk men-DRAMATISIR.

    5. Menceritakan sesuatu yang sedang terjadi
    Aduh?? aya-aya wae... Makanya dari awal sudah saya tekankan, buang jauh-jauh mitos yang membelenggu diri kita bahwa untuk menguasai Bahasa Inggris harus kuasai Grammar dulu. Walah, sampe botak ga bakal kelar yang namanya Grammar. Coba lihat neh seorang komentator tengah menceritakan peristiwa yang sedang terjadi:

    "Zidane menggiring bola, bola lalu dioper kepada Zico. Zico menendang nya kembali kepada Zidane, sekarang zidane menendangnya kembali ke Zico, ga kelar-kelar neh penonton, payah. .."
    Nah komentator tersebut menggunakan Simple Present, karena peristiwanya berlangsung sangat cepat dan singkat.
    Kalau sudah begini untuk apa lagi Anda merasa TAKUT SALAH saat berbicara, atau saat menulis. Hajar aja dulu, karena tujuan yang paling penting di awal perjalanan bukanlah kesempurnaan grammar, mana ada grammar yang sempurna? orang bule aja ga karuan grammar nya. Yang paling penting adalah MEMBENTUK SKILL berbahasa yaitu Listening, Speaking, Reading serta Writing.

    Okey?? masih perlukah belajar grammar? ya masih... untuk pembentukan writing skill di akhir perjalanan. Pastikan Anda sudah mengerjakan latihan Simple Present tense bahasa inggris diatas. Jika mengalami kesulitan dalam arti kata gunakan kamus bahasa inggris online
    [Original posted by: Mr. Teguh Handoko ]
  • WHAT WE DO

    We've been developing corporate tailored services for clients for 30 years.

    CONTACT US

    For enquiries you can contact us in several different ways. Contact details are below.

    Karya Nyata Ragam Kerajinan

    • Street :Road Street 00
    • Person :Person
    • Phone :+045 123 755 755
    • Country :POLAND
    • Email :contact@heaven.com

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.