ABOUT US

Our development agency is committed to providing you the best service.

OUR TEAM

The awesome people behind our brand ... and their life motto.

  • Neila Jovan

    Head Hunter

    I long for the raised voice, the howl of rage or love.

  • Mathew McNalis

    Marketing CEO

    Contented with little, yet wishing for much more.

  • Michael Duo

    Developer

    If anything is worth doing, it's worth overdoing.

OUR SKILLS

We pride ourselves with strong, flexible and top notch skills.

Marketing

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

Websites

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

PR

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

ACHIEVEMENTS

We help our clients integrate, analyze, and use their data to improve their business.

150

GREAT PROJECTS

300

HAPPY CLIENTS

650

COFFEES DRUNK

1568

FACEBOOK LIKES

STRATEGY & CREATIVITY

Phasellus iaculis dolor nec urna nullam. Vivamus mattis blandit porttitor nullam.

PORTFOLIO

We pride ourselves on bringing a fresh perspective and effective marketing to each project.

Tampilkan postingan dengan label Percakapan-Conversation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Percakapan-Conversation. Tampilkan semua postingan
  • Penggunaan Question Word & Question Word Phrases

    Question Word dalam Percakapan

    Hampir setiap kesempatan bercakap-cakap (baca: Conversation) mesti mengandung Pertanyaan (Question). Pertanyaan itu sendiri terbagi atas 2 macam, yaitu: Pertanyaan yang membutuhkan jawaban berupa "ya" atau "tidak" dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak dijawab dengan ya/tidak, melainkan dijawab dengan "kata-kata" atau uraian. Untuk memahami lebih lanjut mengenai perbedaan kedua pola kalimat tanya tersebut, silahkan baca kembali mengenai Perbedaan Antara Yes/No Question dan Question Word Question.
    Berikut ini, kita akan membahas; Bagaimana cara menggunakan Question Word dan Question Word Phrases dalam Kalimat Bahasa Inggris (ed.English Basic Sentence) khususnya untuk Percakapan Bahasa Inggris (ed.English Daily Conversation).

    +Penggunaan Question Word


    A. Penggunaan Question Word dengan Kata Bantu/Kata Kerja:
    Rumus: Question word + Auxiliary.

    Kata Tanya: WHAT
    Contoh:
    What are you doing? (Apa yang sedang kau lakukan/kerjakan?)
    What are you? (Apa pekerjaanmu?)
    What is it? (Apa itu?)
    What is it about? (Itu tentang apa?)
    What do you want? (Apa yang kau mau?)
    What would you say if .... (Bagaimana menurutmu jika ..... ?)
      
    Kata Tanya: HOW
    Contoh:
    How are you? (Bagaimana keadaanmu? / Apa khabarmu?)
    How do you know? (Bagaimana kamu tahu?)
    How can you get the place? (Bagaimana caramu sampai ditempat itu?)


    Kata Tanya: WHEN
    Contoh:
    When were you born? (Kapan kamu lahir/dilahirkan?)
    When will you leave? (Kapan kamu akan berangkat?)
    When was it? (Kapankah itu?)

    Kata Tanya: WHOSE
    Contoh:
    Whose book is this? (Buku siapa ini? / Kepunyaan siapakah buku ini?)

    Kata Tanya: WHICH
    Contoh:
    Which do you like? (Yang mana yang kau suka?)
    Which is yours? (Yang manakah milikmu?)

    Kata Tanya: WHY
    Contoh:
    Why did you lie to me? (Kenapa kau bohong padaku?)
    Why do you reject me? (Kenapa kamu menolakku?)

    Kata Tanya: WHOM
    Contoh:
    Whom did you see? (Siapa yang kamu temui/lihat?)
    Whom are you dancing with? (Dengan siapa kamu berdansa?)

    Kata Tanya: WHERE
    Contoh:
    Where were you at that time? (Dimana kau waktu itu?)
    Where do you live? (Dimana kamu menetap sekarang?)

    B. Penggunaan Question Word TANPA Kata Bantu/Kata Kerja:
    Rumus-1: Question word + Verb.
    Rumus-2: Question word + Preposition.

    Kata Tanya: WHO & WHAT
    Contoh:
    Who said that? (Siapa yang bilang?)
    Who told you that lie? (Siapa yang ngasih tau kamu kebohongan itu?)
    What makes you come here?  (Apa yang membuat kau datang kemari?)
    What for? (Untuk apa?)
    With whom? (Dengan siapa?)

    +Penggunaan Question Word Phrases

    Question word phrases adalah Kata Tanya yang digabungkan dengan kata-kata lain menjadi satu untaian kata tanya utuh (Phrases) dan digunakan untuk bertanya. Kata lain tersebut dapat berupa kata benda (noun), kata sifat (adjective), kata keterangan (adverb), kata depan (preposition), kata ganti (pronoun) maupun kata penghubung (conjunction).

    Rumus-1: Question Word + Noun
    Contoh:

    What price
    ex: What price is the T-shirt? (Berapa harga kemeja itu?)

    What types 
    ex: What types of girl do you love? (Bagaimana tipe gadis yang sangat kamu sukai?)

    What sorts of
    ex: What sorts of

    What kinds of
    ex: What kinds of book do you want to buy? (Buku jenis apa yang kamu ingin beli?)

    What time
    ex: What time is it? (Jam berapa sekarang?)

    (At) what time
    ex: At what time will you arrive? (Pada jam berapa kamu akan tiba nanti?)

    What day
    ex: What day is tomorrow? (Hari apa besok?)


    Rumus-2: Question Word + Pronoun
    Contoh:

    What else
    ex: What else? (Apa lagi?)
    ex: What else can you show me? (Apa lagi yang bisa kamu tunjukkan padaku?) 
    Why me? (Kenapa harus aku?)


    Rumus-3: Question Word +Adjective
    Contoh:

    How old
    ex: How old are you? (Berapa umurmu?)

    How far
    ex: How far is the theatre? (Seberapa jauhkah teater/bioskop itu - dari sini?)

    How many
    ex: (How many books did you read? (Berapa banyak buku yang kamu baca?)

    How much
    ex: How much is the car? (Berapa harga mobil itu?)

    How long
    ex: How long have you been being a singer? (Sudah berapa lama kamu menjadi seorang penyanyi?)

    How often
    ex: How often you go to school in a week? (Berapa kali kau ke sekolah dalam seminggu?)
    Catatan: sinonimnya dari "how often" yaitu: how many times, contoh: How many times do you go to school in a week?)

    How about
    ex: How about drawing the flower? (Bagaimana kalau menggambar bunga itu?)

    How good/ How well
    ex: How well do you know about printing? (Seberapa mahirkah kamu mengenai "Pencetakkan"?)

    Contoh lainnya dengan penggunaan yang sama:
    how low (seberapa rendahkan), how high (seberapa tinggi), how tall (berapa tinggi), how wide (seberapa luas/lebar?), how large (seberapa besar), how big (berapa besar), how fast (seberapa cepat), how deep (seberapa dalam), how soon (seberapa cepat).

    Contoh:
    How low can you go? (seberapa rendah kamu dapat melaluinya?)
    How high is the building? (seberapa tinggikah gedung itu?)
    How tall are you? (berapa tinggimu?)
    How wide is the island? (seberapa luas pulau itu?)
    How large is the house? (seberapa besarkah rumah itu?)
    How big is the box? (berapa besar kotak/peti itu?)
    How fast can you drive? (seberapa cepat kau mengemudi?)
    How deep is your love? (seberapa dalam cintamu?)
    How soon are you going to leave? (seberapa cepatkah kau akan mulai berangkat?)

     
    Rumus-4: Question Word + Preposition
    Contoh:
    What about me? (Bagaimana dengan saya?)
    Where to (Mau kemana?)


    Rumus-5: Question Word + Adverb
    Contoh:
    How slowly does the snail run? (Seberapa lambatkah keong itu berlari?)


    Rumus-6: Question Word + Conjunction
    Contoh:
    what if he disagrees? (Bagaimana jika dia tidak setuju?)


    Bentuk lain penggunaan Question word sebagai pengecualian dari bentuk pertanyaan.


    how come? (Mengapa?)
    how dare you are (Lancang/berani sekali kamu!)
    how close (Seberapa dekat?)
    how hard you try (Seberapa keraskah kau mencoba/berusaha ....)

    whatever (apa pun, apa saja)
    whichever (yang mana pun, yang mana saja)
    whenever (kapan pun, kapan saja)
    however (bagaimana pun, tetapi, akan tetapi, namun)
    whoever (siapa pun, siapa saja)
    wherever (kemana pun, dimana pun, kemana saja, dimana saja)

    why not? (kenapa tidak?)
    why bother (Peduli amat!, ngapa harus peduli?)

    what exactly is your answer? (apa sebenarnya jawabanmu/ tepatnya, apa jawabanmu?)

  • Percakapan di Terminal Bus

    Contoh Percakapan Bahasa Inggris di Terminal Bus


    Conversation in Context: Menanyakan rute perjalanan.


    You: Excuse me, sir. I want to go to National Museum. (Maaf pak, saya ingin pergi ke museum nasional.)
    Other people: From here, you can take a bus No.17 and it will take you there. The museum is on your right hand side. (Dari sini, naiklah bus nomor 17, bus itu akan membawamu sampai kesana. Museum itu ada disebelah kanan jalan dari sini).

    Pendalaman Materi:

    A. Untuk menanyakan rute - atau, bagaimana agar bisa sampai ditempat tujuan, anda dapat juga menggunakan:

    - How can I get there? (Bagaimana saya bisa sampai kesana?)
    - How can I get to National Museum? (Bagaimana saya bisa sampai ke Museum Nasional?)
    - Please tell me to get to National Museum! (Tolong beritahu saya caranya sampai ke Museum Nasional)
    - What bus can I take to get to National Museum? (Bus yang mana yang harus saya tumpangi untuk sampai ke Museum Nasional?)
    - Can I take Bus No.17 to get to National Museum? (Bisakah saya menumpangi bus nomor 17 untuk sampai ke Museum Nasional?)

    B. Memberikan rute agar sampai ketempat tujuan:

    - Just take a bus No.10 from here (Naiklah bus Nomor 10 dari sini)
    - Drive along this street, the Museum about 1 KM from here (Kendarai saja mobilmu melalui jalan ini, Museum itu ada di 1 KM dari sini).
    - Go straight along this street, and then ... (Lurus saja jalan ini, lalu ....)
    - Go down this street, then .......... (Lewat jalan ini saja, lalu ....)
    - Go along this street, then ..........  (Lurus saja jalan ini, lalu ....)
    - Turn left (Belok kiri)
    - Turn right (Belok kanan)
    - The Museum is on your left hand side. (Museum itu ada disebelah kiri)
    - The Museum is on your right hand side (Museum itu adalah disebelah kanan)
    - The Museum is in the corner of the last block. (Museum itu tepat berada disudut blok terakhir dari sini)
    - The Museum is near town theater. (Museum itu ada didekat bioskop kota)
    - The Museum is about 7 blocks from here (Museum itu ada di blok ke 7 dari sini)
    - ......... when you see the forth traffic light, you turn right .... (nah, waktu kau melihat lampu lalulintas yang ke 4, lalu kau belok kanan ....)

    C. Contoh bentuk pertanyaan dan jawaban lain:

    Q: How long does it take to get to National Museum? (Berapa lama/jam perjalanan bus ini untuk sampai di Museum Nasional?).
    A: It takes about 4 hours. (Kira-kira memakan waktu 4 jam).

    Q: How much does it cost? (Berapa ongkosnya?)
    Q: How much should I pay for the fare? (Berapa ongkosnya?)
    Q: How much is the fare? (Berapa ongkosnya?)
    A: 25.000 rupiahs.
    A: It's 15.000 rupiahs.

    Q: Is the National Museum far from here? (Apakah Museum Nasional itu jauh dari sini?)
    A: No, it isn't. It's near from here. (Tidak, Museumnya dekat dari sini)
    A: Yes, It takes about 10 hours to get there (Ya, bisa memakan waktu 10 jam untuk sampai kesana)

    Q: Is the National Museum near from here? (Apakah Museum Nasional itu dekat dari sini?)
    A: No, it isn't. It's far from here (Tidak, Museumnya jauh dari sini).
    A: Ya, It's about 2 kilometers from here (Ya, sekitar 2 KM dari sini).

    Q: How many kilometers? (Berapa kilometer?)
    A: Two kilometers. (Dua kilometer).

    D. Situasi lain: berada didalam taksi kota.

    Driver: Where to? (mau kemana?)
    Driver: Where are you going? (mau kemana?)
    Passenger: to Bundaran HI (ke Bundaran HI)
    Passenger: I want to go to Bundaran HI (Saya ingin ke Bundaran HI).

    E. Situasi tambahan: menjadikan diri sebagai guide (pemandu):

    Tourist: Excuse me, I'm looking for TMII. Can you show me how to get there? (Permisi, saya sedang mencari TMII, dapatkah kamu menunjukkan pada saya cara sampai kesana?)
    You: Sure, just follow me (tentu, ayo ikuti saja saya).

    F. Obrolan yang paling sering terjadi:

    You: Are you in business here? (Apakah anda memiliki tujuan bisnis disini?)
    Tourist: No, I want to meet my friend (tidak, saya hanya ingin berjumpa dengan seorang teman).
    You: Are you from England? (Apakah anda datang dari Inggris?)
    Tourist: Yes (Ya)
    You: Do you come from England? (Apakah anda datang dari Inggris?)
    Tourist: Yes (Ya)
    .........................................
    Tourist: Do you know where money changer bank is? (Apakah anda tahu dimana bank tempat pertukaran uang?)
    You: No, I'm sorry I don't know. (Tidak. Maaf, saya tidak tau).
     .........................................
    - Can we take a picture? (Bisakah kita photo bareng?)
    - Do you live around here? (Apakah anda tinggal disekitar sini?)
    - I'm going to spend the night in that hotel. (Saya akan bermalam di hotel itu).
     .........................................
    Tourist: Thanks for your help (Terimakasih atas bantuannya).
    You: No problem! (sama-sama/gak masalah)


  • Menanyakan Khabar Seseorang

    Menanyakan khabar biasa diungkapkan pada waktu kita hendak mengetahui/memastikan keadaan, kondisi atau kesehatan seseorang.
    Contoh:

    How are you?
    How is your family?
    How is your younger brother?

    Dalam bahasa inggris, khabar tidak hanya ditujukan untuk menanyakan kesehatan seseorang tetapi juga keadaan diluar masalah kesehatan, misalnya;

    Bagaimana pekerjaanmu?
    Bagaimana khabar rencana terakhirmu?


    Contoh Menanyakan khabar bukan-kesehatan dalam Bahasa Inggris


    How is your job?
    (Bagaimana pekerjaanmu?)
    Keterangan: apakah pekerjaanmu lancar-lancar saja? ada kendala? ada masalah? atau menanyakan pekerjaan yang baru saja dimulai/ diterima kerja di sebuah perusahaan, dsb.

    How are you doing?
    (Bagaimana keadaannya saat ini?)
    Keterangan: makna -nya pada keadaan- diatas menunjuk pada apa yang tengah dirasakan saat ini.
    Sesuatu yang dirasakan dapat berupa; rasa bosan, rasa lega, rasa puas, dsb. Pertanyaan dengan menggunakan /how are you doing?/ ini tidak langsung mengacu pada kesehatan, tetapi keadaan saat bertemu.

    Contoh:
    (Situasi: andi agak pusing hari ini, lalu ia pergi ke cafe terdekat dan meminum segelas jus buah disana. Tiba-tiba shinta datang dan bertanya: "how are you doing?". Lalu, andi menjawab: "much better" (agak baikan/enakkan dikit). Ungkapan /how are you doing?/ juga biasa digunakan pada saat seseorang sedang dalam pekerjaan, dalam perjalanan, dsb.)


    How's life?
    (Bagaimana khabarnya?)
    Keterangan: ungkapan how's life? mengacu pada kondisi/keadaan diri seseorang secara keseluruhan; termasuk kesehatan, pekerjaan, keadaan dalam menjalani hari demi hari, pertemanan, dsb.

    Cara Menjawab/Membalas, Merespon, Menanggapi Pertanyaan khabar

    Contoh:

    Shinta: how are you, rudi?
    Budi: I'm fine.

    Dapat pula menjawab:

    Pretty well.
    I'm so fine.
    I'm very well.
    Not so bad (tidak begitu baik).

    Catatan: jangan lupa menambahkan kata "thank you" atau "thanks" pada saat menjawab pertanyaan khabar.

    How are you, Linda?
    Jawab: I'm very well, thank you.


    Conversation In Context


    Q: How's your job?
    A: Everything goes well.

    Kemungkinan tanggapan lainnya:

    A: Fine.
    A: Everything's okay.
    A: I don't think this job is what I expected.

    Q: How are you doing?
    A: Much better

    Kemungkinan tanggapan lainnya:

    A: (........... hanya tersenyum .........)
    *) terkadang pertanyaan ini tidak perlu dijawab bila sipenanya sebenarnya sudah mengetahui keadaannya.

    A: Never been okay.
    A: I think a little help will be better.

    Q: How's life?
    A: Fine.

    Kemungkinan tanggapan lainnya:

    A: Never better.
    A: All is fine.
    A: Everything's fine.


    Pengecualian Mengenai Pertanyaan Khabar

    Selain yang telah diuraikan diatas, ada satu pertanyaan khabar yang biasa diucapkan oleh orang inggris British (GB), yaitu: how do you do?

    Ungkapan /how do you do?/ sama dengan /how are you?/. Akan tetapi, /how do you do?/ lebih cenderung formal dan sering digunakan pada saat pertama kali berkenalan yang mengacu pada aspek keseluruhan.
    Pertanyaan /how do you do?/ mesti dijawab sama yaitu: /how do you do?/.

  • Apology ~ Permintaan Maaf

    How to

    #Cara Meminta Maaf   ~ Bahasa Inggris


    Ada banyak cara mengungkapkan, menyatakan atau mengatakan permintaan maaf pada seseorang. Ucapan permintaan maaf sesungguhnya berdasarkan atas kesalahan yang baru atau telah kita perbuat. Dengan kata lain, ucapan permintaan maaf akan terucapkan manakala kita telah/baru saja berbuat salah pada seseorang sehingga membuat orang lain menjadi tersinggung, kecewa, sakit hati, bersedih, dsb.

    Studi Kasus

    Dalam pembicaraan sehari-hari, kita juga sering mengucapkan permintaan maaf, misalnya; pada waktu akan melewati sekelompok orang yang sedang duduk dan kita melewati jalan didepan dimana orang-orang itu sedang duduk berkumpul, misalnya dengan mengatakan: "maaf, numpang lewat ya?". Atau, ungkapan yang terucap pada waktu kita ingin bertanya sesuatu, misalnya saja: "maaf, siapa nama anda?".

    Ungkapan-ungkapan yang terakhir yang disebutkan diatas itu sebenarnya bukanlah cara mengungkapkan permintaan maaf dalam bahasa inggris. Ungkapan tersebut tiada lain karena sifat ketimuran kita, adat, kebiasaan, budaya dan aspek budi pekerti kita pada orang lain. Tapi tidak demikian dalam bahasa inggris. Bahasa inggris (khususnya percakapan bahasa inggris) hanya mengenal cara mengungkapkan permintaan maaf pada saat kita melakukan kesalahan baik sengaja atau tidak, baik secara langsung atau tak langsung yang membuat orang lain tersebut terluka, dsb.

    Macam-macam Cara Mengungkapkan/Menyatakan Permintaan Maaf


    Sorry. (ungkapan informal)
    I'm sorry. (ungkapan informal/formal)
    I'm so sorry. (ungkapan informal/formal)
    I'm very sorry. (ungkapan informal/formal)
    I'm awfully sorry. (ungkapan informal/formal)
    I'm terribly sorry. (ungkapan informal)

    I do apologize (ungkapan formal)
    Please excuse me (ungkapan formal)
    Please forgive me (ungkapan informal)
    please apologize me. (ungkapan formal)
    Excuse me (ungkapan formal)
    Please pardon me (ungkapan formal)
    Please accept my apology (ungkapan formal)

    Catatan:
    Penambahan kata /so/, /awfully/ atau /terribly/ didepan kata /sorry/ tersebut dimaksudkan untuk mengungkapkan rasa yang amat dalam pada orang tersebut atas kesalahan kita.


    Cara Menjawab/Membalas, Merespon, Menanggapi Permintaan Maaf


    No problem. (ungkapan informal/formal)
    It's ok. (ungkapan informal)
    It's okay. (ungkapan informal)
    Never mind. (ungkapan formal)


    Conversation In Context

    Contoh:
    (Situasi: Andi, tanpa disengaja menumpahkan secangkir minuman kopi hangat ke sepatu tamu yang datang kerumahnya....)

    Andi: Oh, I'm so sorry.
    Tamu: It's okay.


    Catatan Pengecualian

    1. Ungkapan permintaan maaf yang telah diuraikan diatas, sebenarnya dapat pula menjadi sebuah ungkapan penyesalan atas kejadian yang telah terjadi.

      Contoh:
      I'm sorry but I have to go now.
      (Saya menyesal karena saya harus pergi sekarang)
      .
    2. Ungkapan /sorry/ dapat pula berarti: berbelasungkawa atau turut berduka cita atas suatu kejadian negatif yang menimpa seseorang, misalnya; meninggal dunia, terjatuh, kecelakaan, dsb.

      (Situasi: Pada saat bertemu dan setelah basa-basi sejenak lalu langsung mengucapkan rasa berduka cita yang mendalam padanya)
      Contoh:
      I'm sorry to hear that.
      (Saya ikut turut berduka cita).

      atau, dengan ungkapan khusus untuk berbelasungkawa.
      Contoh:

      "I feel condolence to your sister."
      (Saya sangat berduka begitu mendalam atas apa yang menimpa saudara perempuanmu).

      Caution: ungkapan diatas tidak ada hubungannya dengan bahasan halaman ini, hanya saja, itu adalah contoh cara berbelasungkawa. Ungkapan tersebut bersifat sangat formal.

      (Situasi: Pada saat kita menyinggung mengenai orang tua atau orang yang dicintai/disayangi oleh teman bicara kita).
      Contoh:
      Oh, I'm sorry.
      atau,
      Oh, I'm sorry to hear that.

      Kedua ungkapan diatas dapat berarti: -
      "Saya menyesal telah menyinggung masalah itu sehingga membuat anda mungkin jadi bersedih hati"

  • Greeting ~ Mengucapkan Salam

    How to

    #Cara Mengucapkan Salam  ~ Bahasa Inggris


    Secara umum, salam (greeting) dalam Percakapan Bahasa Inggris itu ada 2, yakni;
    1. Mengucapkan salam ketika bertemu.

      Misalnya:
      good morning! (Selamat pagi!)
      good afternoon! (Selamat siang/sore!)
      good evening! (Selamat malam!)

      Contoh ucapan salam dalam bentuk lain:
      good day!
    2. Mengucapkan salam ketika berpisah

      Misalnya:
      goodbye! (Selamat tinggal/jalan!)
      see you! (Sampai jumpa!)
      see you later! (Sampai jumpa lagi nanti!)
      see you next week! (Sampai jumpa minggu depan!)
      good night! (Selamat malam/tidur!)

      see ya! (= sama dengan: see you)
      *) ungkapan /ya/ aslinya adalah: you.

      bye-bye! (= sama dengan: good bye)
      bye! (= sama dengan: good bye)
      g'bye! (= sama dengan: good bye)
      *) huruf /g'/ adalah kependekan dari: /good/.

    #Penjelasan mengenai Ungkapan Salam (Greeting)

      Kata /good/ yang ada pada /good morning!/ dsb tersebut tidak bisa diartikan/diterjemahkan sama dengan: "selamat". Kata /good/ menjadi satu-kesatuan dengan kata sesudahnya.
      Ucapan salam bisa berbentuk formal dan juga informal. Dari contoh diatas, yang berbentuk formal ada pada:

      Good morning!
      Good afternoon!
      Good evening!
      Morning!
      Good morning!
      Good morning!
      See you!
      See you later!
      See you next ..... !
      Goodbye!

      Khusus ucapan /Good night/ bisa dalam situasi formal ataupun informal. /Good night/ diucapkan dalam 2 situasi:
      Pertama, ketika hendak berpisah dari pertemuan pada malam hari.
      Kedua, pada saat hendak tidur pada malam hari.

      Ucapan salam juga berlaku pada saat kita dan lawan bicara hendak melakukan sesuatu.
      Contoh:
      have a nice day! (Semoga harimu menyenangkan!)
      have a nice dream! (Semoga mimpi yang indah!)
      have a nice sleep! (Selamat tidur!)
      have a nice eat! (Selamat/silahkan makan!)


      Contoh lain:
      have a fun! (Bersenang-senanglah! atau, selamat bersenang-senang!)
      Good luck! (Semoga berhasil/sukses!)

      Catatan:
      Ungkapan /good day/ sama dengan /good afternoon/. /good day/ berbentuk informal.
      Pada waktu mengucapkan salam, kita juga dapat menambahkan nama orang/nama depan/ nama panggilannya.
      Contoh:
      morning, paul!
      good evening, jean!
      have a fun, everyone!


      Ucapan salam formal pada saat berpisah:

      farewell! (selamat jalan!)
      *) ungkapan akan suatu harapan yang baik (misalnya: dalam pesta perpisahan).

      Bond voyage! (Selamat jalan!)
      *) ungkapan /bond voyage/ diambil dari (baca: derived from) bahasa perancis yang berarti: selamat jalan! atau selamat berpetualang! e.g. have a nice trip, have a nice journey!


      Tambahan:
      So long, buddy! (selamat jalan, teman!)

      *) ungkapan /so long/ termasuk ungkapan informal.
      Biasanya digunakan pada saat kita hendak berpisah dengan teman yang baru meninggal diatas kuburnya.
      Bisa juga ketika ingin berpisah yang tidak dapat dipastikan kapan akan bertemu kembali.
      Ungkapan /goodbye!/ bisa mewakili ungkapan ini.



      .............................................................. .-

      Dapatkan materi percakapan (Conversation In Context) yang dibahas berdasarkan aspek grammatical atau grammar in use dan contextual  berikutnya!
      Klik disini ---> untuk berlangganan artikel materi percakapan di pelg-grammar. (Gratis!)

    1. Tips: Conversation Bagi Pemula

      Berkomunikasi dalam bahasa inggris mencakup 2 hal yaitu: dalam bentuk tulisan (writing) dan bercakap-cakap (speaking). Bagi pembelajar bahasa Inggris pemula atau level beginner, hal yang paling sulit adalah Bagaimana Cara Memulai Berdialog Bahasa Inggris. Pertanyaan inilah yang menjadi kendala penulis blog ini pada saat belajar bahasa inggris pertama kali - suatu hal yang membuat kita tidak percaya diri dalam berkomunikasi dalam bahasa inggris. Apa sebenarnya yang membuat kita tidak percaya diri, tidak berani berkata sepatahpun atau ragu-ragu untuk bercakap-cakap dalam bahasa inggris?

      Dalam bahasan ini akan kita bahas tuntas agar nantinya anda dapat menerapkan tips yang kami persembahkan bagi anda semua sebagai pembelajar bahasa Asing khususnya bahasa Inggris.

      Kendala Bercakap-cakap dalam Bahasa Inggris

      Pada saat kelas VI SD mengadakan study tour ke jawa tengah - ke candi Borobudur, 
      mereka tiba-tiba berpapasan dengan 2 orang bule alias orang asing. 
      Dalam kasus ini, katakanlah, si Irsyad pernah kursus bahasa Inggris yang ada didesanya. 
      Teman-temannya mendesaknya untuk menegur dan
      bercakap-cakap dengan orang asing tersebut. 
      Akan tetapi, si Irsyad menghindar dan
      bilang "Saya gak bisa berbahasa Inggris". 
      Padahal, Irsyad adalah murid yang paling terkenal
      sebagai murid yang pandai berbahasa inggris (katanya sih :p). 

      Bila anda bertanya pada si Andre kenapa dia tidak mau bercakap-cakap dengan orang asing tersebut, maka jawabannya jelas begini: "tidak berani", "takut", "malu", "gak bisa", "gak sanggup" dan sebagainya. Ungkapan tersebut merupakan bentuk ketidakpercayaan pada diri sendiri dan rasa ketidaksiapan dalam penguasaan materi.

      Jadi, ada 2 faktor kendala disini:
      1. Bila ia telah dianggap "bisa" dan "layak" untuk melakukan percakapan akan tetapi kurangnya rasa percaya diri.
      2. Bila ia dianggap "tidak bisa" dan "kurang layak" untuk melakukan percakapan karena tidak menguasai bagaimana kalimat yang baik itu termasuk masalah Listening (misalnya: karena turis berbicara atau melafadzkan suatu kata sangat berbeda dengan orang indonesia) bahkan tidak mengerti apa itu kalimat, maka itu artinya dia tidak siap (karena tidak menguasai pembelajaran bahasa inggrisnya).

      Bilamana ia tidak memiliki rasa percaya diri, jalan satu-satunya adalah dengan cara mendapatkan pengakuan dari orang-orang terdekatnya dan orang lain khususnya yang menguasai bahasa inggris seperti guru dan instruktur kursusnya. Dan, bilamana ia tidak menguasai materi bahasa inggris dasar untuk memulai tahap percakapan bahasa inggris, maka ia harus intensif lagi mempelajari materi itu agar menguasainya.

      Orang yang memiliki rasa percaya yang tinggi tapi "tidak layak" memulai bercakap-cakap dalam bahasa inggris sangatlah jarang terjadi. Setidak-tidaknya, ia telah mendapatkan pengakuan akan "kebisaannya" itu.
      Bila ia telah mendapatkan pengakuan akan tetapi ternyata tidak menguasai dan ia menyadari akan hal itu, maka itu akan menjadi bom atom dalam dirinya yang akan terus menuntutnya untuk membuktikan pengakuan itu. Bisa malah berubah menjadi down (mundur dan berhenti belajar), atau bahkan malah lebih giat lagi belajarnya. 

      Terlepas dari kedua faktor tersebut, tips berikut ini layak untuk dicoba dan ini telah penulis buktikan sendiri khasiatnya.

      Tips Berani Conversation

      1. Pelajarilah bagaimana bentuk dan pola kalimat dasar bahasa inggris itu
      2. Sering-sering menonton Televisi dengan program acara Film Kartun (dari luar negeri yang berbahasa inggris) dan cobalah untuk memahami dengan jelas apa yang diucapkannya dan apa yang tengah mereka bicarakan dalam film itu.
      3. Bercakap-cakaplah dengan orang yang sama sekali tidak bisa berbahasa inggris
      4. Mengajak guru/instruktur anda untuk memulai percakapan dengan orang asing dan memperkenalkan anda dengan orang asing itu sehingga anda akan bisa berkesempatan bercakap-cakap dengannya.
      5. Lakukan Tips dibahasan yang lampau dalam blog ini secara rutin mengenai: Tips memahami kalimat dasar bahasa inggris.

      Tidaklah mudah memang untuk "berani" bercakap-cakap dalam bahasa inggris dengan orang asing apabila anda memiliki salah satu atau kedua faktor kendala diatas. Lakukan secara bertahap tapi rutin dan cobalah untuk menghilangkan perasaan bersalah atau "takut salah" dalam memulai percakapan.
      Ingat! tidak semua orang asing itu pintar berbahasa inggris. Mereka pun sama seperti kita dan kelak anda akan tau bahwa mereka ternyata memiliki banyak kesalahan dalam kalimat yang mereka utarakan. Selidiki saja. ^_^

      Semoga Berhasil

    2. WHAT WE DO

      We've been developing corporate tailored services for clients for 30 years.

      CONTACT US

      For enquiries you can contact us in several different ways. Contact details are below.

      Karya Nyata Ragam Kerajinan

      • Street :Road Street 00
      • Person :Person
      • Phone :+045 123 755 755
      • Country :POLAND
      • Email :contact@heaven.com

      Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

      Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.