ABOUT US

Our development agency is committed to providing you the best service.

OUR TEAM

The awesome people behind our brand ... and their life motto.

  • Neila Jovan

    Head Hunter

    I long for the raised voice, the howl of rage or love.

  • Mathew McNalis

    Marketing CEO

    Contented with little, yet wishing for much more.

  • Michael Duo

    Developer

    If anything is worth doing, it's worth overdoing.

OUR SKILLS

We pride ourselves with strong, flexible and top notch skills.

Marketing

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

Websites

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

PR

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

ACHIEVEMENTS

We help our clients integrate, analyze, and use their data to improve their business.

150

GREAT PROJECTS

300

HAPPY CLIENTS

650

COFFEES DRUNK

1568

FACEBOOK LIKES

STRATEGY & CREATIVITY

Phasellus iaculis dolor nec urna nullam. Vivamus mattis blandit porttitor nullam.

PORTFOLIO

We pride ourselves on bringing a fresh perspective and effective marketing to each project.

Tampilkan postingan dengan label English Determiner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label English Determiner. Tampilkan semua postingan
  • Apa itu DO,DOES dan DID

    DO, DOES dan DID dalam grammar bahasa inggris memiliki fungsi/kegunaan yang sangat penting. Seakan-akan, ketiganya adalah hal yang berbeda. Padahal, DOES dan DID berasal dari satu kata, yaitu: DO. Lalu, apa status, fungsi dan kedudukan DO, DOES dan DID dalam pola kalimat bahasa inggris?

    Kedudukan kata "DO" dalam Grammar Bahasa Inggris

    DO (juga does dan did) termasuk dalam kategori: structural word sekaligus lexical word. Mengapa? hal ini disebabkan karena kata DO memiliki 2 (dua) status dalam membentuk pola kalimat, yakni:
    1. DO sebagai Kata Kerja Murni (Verb)
    2. DO sebagai Kata Bantu (Auxiliary).
    3. DO sebagai Kata Keterangan Kualitas (Adverb of Quality)

    DO Sebagai Verb (Kata Kerja)

    Bila DO sebagai kata kerja, maka DO pasti memiliki arti tertentu. Sebagai lexical word, DO memiliki arti: /melakukan/,/mengerjakan/ atau /lakukan/.

    Misalnya:
    I do the job.
    (saya yang mengerjakan pekerjaan itu).

    Let me do the duty!
    (Izinkan saya mengerjakan tugas itu!)


    DO Sebagai Auxiliary (Kata Bantu)

    Bila DO sebagai kata bantu, maka DO ini termasuk structural word sehingga DO sebagai auxiliary tidak memiliki arti yang jelas.

    Misalnya:
    I do not need you.
    (Saya tidak membutuhkanmu)

    Do you need me?
    (Apakah kau membutuhkanku?)

    You need me, do not you?
    (Kau membutuhkanku, bukan?)

    DO Sebagai  Adverb of Quality

    Bila DO sebagai kata keterangan qualitas atau Adverb of Quality, maka DO sama kedudukannya dengan kata keterangan kualitas lainnya semisal; very.

    Misalnya:
    I'm very happy.
    (Saya sangat senang)

    You do look happy.
    (Anda benar-benar kelihatan senang/bahagia)

    Catatan:
    Sebagai adverb of quality, DO HANYA digunakan dalam pola kalimat VERBAL.

    Perubahan Bentuk DO dalam Bahasa Inggris

    DO mengalami perubahan sebagai berikut:

    • DO menjadi DOES
    • DO menjadi DID
    Baik DO maupun DOES sama-sama digunakan sebagai auxiliary, kata kerja dan kata keterangan kualitas dalam bahasa inggris.

    DO/DOES=Auxiliary

    DO/DOES sebagai auxiliary digunakan dalam pola kalimat verbal simple present tense, yakni: dalam pola kalimat negative dan interrogative.

    Misalnya:
    Do you know me?
    I do not understand this at all.

    Perhatikan bahwa, penggunaan DO berbeda dengan DOES. Lihat penjelasan di Simple Present Tense.

    DO/DOES=Adverb of Quality

    Sebagai adverb of quality, penggunaan DO dan DOES juga tidak sama. DO digunakan apabila subjectnya berupa: I, you, we, they atau padanannya. Sedangkan DOES digunakan bila subjectnya berupa: He, She, It atau padanannya.

    Contoh:
    I do love you.
    She does care about me.

    Kedua kalimat diatas juga berlaku dalam pola kalimat verbal simple present tense.

    Perubahan DO menjadi DID

    Perubahan DO menjadi DID manakala kita akan menggunakan DO dalam pola kalimat verbal simple past tense. Akan tetapi, perubahan ini tidak ikut merubah fungsi dan kedudukan DID sebagai Auxiliary, Verb dan Adverb of Quality seperti pada bahasan diatas sebelumnya.

    DID=Verb

    Contoh:
    I did the duty yesterday
    (Sayalah yang mengerjakan tugas itu kemarin)

    DID=Auxiliary

    DID sebagai auxiliary digunakan untuk seluruh subject dalam pola kalimat negative dan interrogative verbal simple past tense.
    Contoh:
    (-) I did not know how.
    (Saya tidak tau bagaimana caranya)

    (?) Did you say anything to her last week?
    (Apakah kamu mengatakan sesuatu padanya minggu yang lalu?)

    DID=Adverb of Quality

    Pada waktu DID digunakan seagai adverb of quality, maka kalimatnya harus berbentuk pola kalimat verbal simple past tense.

    Contoh:
    I did tell him something
    (Saya benar-benar memberitahunya sesuatu)

    Catatan:
    Perhatikan bahwa, ketika DID digunakan dalam simple past tense berpola positive, maka kata kerja /tell/ harus berbentuk kata kerja pertama atau present-verb karena telah digantikan oleh DID tersebut.
    Bila kalimatnya diubah kebentuk negative akan menjadi sebagai berikut:

    I didn't tell him anything
    (Saya benar-benar tidak memberitahunya apa-apa).

    Pada contoh diatas,k ata bantu /didn't/ telah menggantikan fungsi DID sebagai adverb of quality. Negasi dalam bahasa inggris adalah absolute case (masalah yang sudah dianggap pasti).

    Contoh:
    I didn't know (saya benar-benar tidak tahu.)
    berbeda dengan:
    I didn't know yet (saya belum tau)
  • Mengenal Apa Itu "Determiner"

    Mengenal, memahami definisi dan kegunaan Determiner Bahasa Inggris itu sangat penting. Dengan memahami kedudukan dan fungsinya dalam sebuah pola kalimat, akan lebih memudahkan kita memahami materi bahasa inggris lainnya secara keseluruhan dan mendalam. Secara harfiah, determiner berarti: penunjuk, penentu atau penanda. Dalam bahasan bahasa inggris kita mengenal determiner sebagai "Penanda".

    Kedudukan Determiner Bahasa Inggris

    Bahasa Inggris memiliki banyak determiner. Determiner, pada dasarnya, berada diluar bahasan Bahasa Inggris pokok seperti Tenses, Conditional Sentence, Verbal Sentence, dsb.  Umumnya, determiner dikenal sebagai bentuk kata tunjuk seperti: that/those dan this/these.  Berikut ini, yang termasuk dengan determiner menurut kaidah grammar bahasa inggris, adalah:


    Demonstratives: this, that, these, those
    Definite article : the
    Indefinite articles : a, an
    Quantifiers : a few, a little, much, many, a lot of, most, some, any, enough
    Distributives : all, both, half, either, neither, each, every
    Difference words : other, another
    Pronouns and possessive determiners : my, your, his, her, its, our, their
    Numbers : one, ten, thirty
    Pre-determiners : such, what, rather, quite

    (taken from: http://www.edufind.com/english-grammar/determiners/)


    Akan tetapi, determiner dalam blog ini sedikit berbeda karena merupakan hasil analisis oleh Penulis blog pelg-grammar.blogspot.com setelah berkecimpung di dunia ketatabahasaan bahasa inggris, membuka kursus bahasa inggris hingga studi mengenai sociolinguistik yang akhirnya diperoleh kesimpulan bahwasanya mengenal dan memahami determiner bahasa inggris akan memudahkan kita untuk memahami pelajaran bahasa inggris lainnya secara komprehensif.

    Oleh karena fungsinya sebagai penanda (indicator), determiner "ditafsirkan secara umum" oleh pelg-grammar dan digunakan untuk mengetahui bentuk-bentuk, jenis, kedudukan, fungsi dan status sebuah kata, prase, kalimat atau klausa yang membentuknya - sederhananya adalah: penanda, ciri-ciri atau penunjuk - dalam rangka menganalisa status, kedudukan dan fungsi sebuah kata/prase dalam kalimat bahasa inggris.

    Contoh:
    small car.

    Untuk contoh ini, mari kita bahasa sejenak.
    Small (diterjemahkan: "kecil") adalah kata sifat. Dikatakan demikian karena (kedudukannya) mensifati (adjectival) sesuatu atau dengan kata lain, (berstatus) memberi informasi unik (informer), atau (berfungsi) menerangkan (modifier) suatu hal. Lalu, Apa "sesuatu" atau "suatu hal itu"?, mari kita perhatikan...

    Bila kita terjemahkan ke bahasa indonesia, [small car] artinya: mobil kecil. Bila ditanya "apa yang kecil?" maka jawabnya adalah: "Mobil".
    Bila [kecil] adalah bentuk kata sifat (Adjective), maka [mobil] adalah kata benda (Noun). Dengan demikian, digunakannya kata sifat [kecil] dalam contoh prase diatas mengandung maksud (fungsi): memberi informasi pada kita mengenai karakter mobil itu. Atau, dengan kata lain, kecil -> menerangkan -> mobil.
    Sehingga dapat disimpulkan bahwa: -

    Adjective adalah Modifier of A Noun.


    Dengan demikian kita AKHIRNYA mengetahui bahwa kata sifat (adjective) termasuk jenis Determiner/Indicator atau Penanda dari kata benda (noun).

    Adjective + Noun

    Bila kita sudah mendapatkan kesimpulan bahwa salah satu fungsi kata sifat yaitu menerangkan kata benda, maka adalah sulit diterima atau mustahil bila kata sifat digunakan untuk menerangkan kata lain, semisal, kata sifat lainnya.

    Contoh:
    small new.

    Pada contoh diatas, tidak diketahui apa yang dimaksud dengan [small] dan apa maksudnya[new]. Bentuk penggunaan kata sifat pada contoh diatas bersifat "ngambang" , tidak jelas dan keliru. Hal ini karena fungsi kata sifat itu sendiri untuk menerangkan kata benda. Jadi, jika kata sifat digunakan untuk menerangkan kata sifat lainnya maka tidaklah dapat diterima.

    Bagaimana dengan kata kerja? Apakah kata sifat bisa di-"gandeng" bersamaan dengan kata kerja (Verb).

    Contoh:
    small swim. (Salah/Keliru).

    Dengan contoh-contoh diatas dan beberapa perbandingan penggunaan kata lain pada kata sifat diatas membuat kita masuk pada akhir klimaks kesimpulan (teori) bahwa:

    "Bila ada kata lain diletakkan dibelakang kata sifat maka kata itu PASTI kata benda."

    Contoh:
    small work.

    Kita mengetahui bahwa [work] adalah bentuk kata kerja. Akan tetapi, kita terkejut setelah menemukan beberapa orang berkomunikasi dalam bahasa inggris ternyata menggunakan kata kerja [work] dibelakang kata sifat semisal contoh diatas.

    Setelah kita membuka kamus OXFORD Dictionary, kita mendapati bahwa [work] tidak hanya berkedudukan sebagai kata kerja, tetapi juga kata benda yang artinya: karya, pekerjaan, tugas dsb. Sehingga prase [small work] dapat diterjemahkan dengan: "karya kecil". Disini wawasan kita bertambah dengan adanya bentuk-bentuk tersebut diatas melalui pemahaman tentang adanya suatu "determiner".

    Nah, sekarang cobalah untuk menganalisis suatu kata atau prase dalam sebuah kalimat. Apakah anda menemukan bentuk determiner lain? Bila anda serius dan terus-menerus menganalisa dengan menggunakan konsep determiner ini, maka saya yakin pengetahuan anda dibidang Grammar Bahasa Inggris akan mendalam dan Pakar!

    Untuk artikel kedepannya nanti, penulis akan membahas beberapa bentuk determiner dalam bahasa inggris sebagai pendalaman materi "Mengenal Apa Itu Determiner" halaman ini. Sukses!

  • WHAT WE DO

    We've been developing corporate tailored services for clients for 30 years.

    CONTACT US

    For enquiries you can contact us in several different ways. Contact details are below.

    Karya Nyata Ragam Kerajinan

    • Street :Road Street 00
    • Person :Person
    • Phone :+045 123 755 755
    • Country :POLAND
    • Email :contact@heaven.com

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.