ABOUT US

Our development agency is committed to providing you the best service.

OUR TEAM

The awesome people behind our brand ... and their life motto.

  • Neila Jovan

    Head Hunter

    I long for the raised voice, the howl of rage or love.

  • Mathew McNalis

    Marketing CEO

    Contented with little, yet wishing for much more.

  • Michael Duo

    Developer

    If anything is worth doing, it's worth overdoing.

OUR SKILLS

We pride ourselves with strong, flexible and top notch skills.

Marketing

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

Websites

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

PR

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

ACHIEVEMENTS

We help our clients integrate, analyze, and use their data to improve their business.

150

GREAT PROJECTS

300

HAPPY CLIENTS

650

COFFEES DRUNK

1568

FACEBOOK LIKES

STRATEGY & CREATIVITY

Phasellus iaculis dolor nec urna nullam. Vivamus mattis blandit porttitor nullam.

PORTFOLIO

We pride ourselves on bringing a fresh perspective and effective marketing to each project.

Tampilkan postingan dengan label Vocabulary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vocabulary. Tampilkan semua postingan
  • Penggunaan Question Word & Question Word Phrases

    Question Word dalam Percakapan

    Hampir setiap kesempatan bercakap-cakap (baca: Conversation) mesti mengandung Pertanyaan (Question). Pertanyaan itu sendiri terbagi atas 2 macam, yaitu: Pertanyaan yang membutuhkan jawaban berupa "ya" atau "tidak" dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak dijawab dengan ya/tidak, melainkan dijawab dengan "kata-kata" atau uraian. Untuk memahami lebih lanjut mengenai perbedaan kedua pola kalimat tanya tersebut, silahkan baca kembali mengenai Perbedaan Antara Yes/No Question dan Question Word Question.
    Berikut ini, kita akan membahas; Bagaimana cara menggunakan Question Word dan Question Word Phrases dalam Kalimat Bahasa Inggris (ed.English Basic Sentence) khususnya untuk Percakapan Bahasa Inggris (ed.English Daily Conversation).

    +Penggunaan Question Word


    A. Penggunaan Question Word dengan Kata Bantu/Kata Kerja:
    Rumus: Question word + Auxiliary.

    Kata Tanya: WHAT
    Contoh:
    What are you doing? (Apa yang sedang kau lakukan/kerjakan?)
    What are you? (Apa pekerjaanmu?)
    What is it? (Apa itu?)
    What is it about? (Itu tentang apa?)
    What do you want? (Apa yang kau mau?)
    What would you say if .... (Bagaimana menurutmu jika ..... ?)
      
    Kata Tanya: HOW
    Contoh:
    How are you? (Bagaimana keadaanmu? / Apa khabarmu?)
    How do you know? (Bagaimana kamu tahu?)
    How can you get the place? (Bagaimana caramu sampai ditempat itu?)


    Kata Tanya: WHEN
    Contoh:
    When were you born? (Kapan kamu lahir/dilahirkan?)
    When will you leave? (Kapan kamu akan berangkat?)
    When was it? (Kapankah itu?)

    Kata Tanya: WHOSE
    Contoh:
    Whose book is this? (Buku siapa ini? / Kepunyaan siapakah buku ini?)

    Kata Tanya: WHICH
    Contoh:
    Which do you like? (Yang mana yang kau suka?)
    Which is yours? (Yang manakah milikmu?)

    Kata Tanya: WHY
    Contoh:
    Why did you lie to me? (Kenapa kau bohong padaku?)
    Why do you reject me? (Kenapa kamu menolakku?)

    Kata Tanya: WHOM
    Contoh:
    Whom did you see? (Siapa yang kamu temui/lihat?)
    Whom are you dancing with? (Dengan siapa kamu berdansa?)

    Kata Tanya: WHERE
    Contoh:
    Where were you at that time? (Dimana kau waktu itu?)
    Where do you live? (Dimana kamu menetap sekarang?)

    B. Penggunaan Question Word TANPA Kata Bantu/Kata Kerja:
    Rumus-1: Question word + Verb.
    Rumus-2: Question word + Preposition.

    Kata Tanya: WHO & WHAT
    Contoh:
    Who said that? (Siapa yang bilang?)
    Who told you that lie? (Siapa yang ngasih tau kamu kebohongan itu?)
    What makes you come here?  (Apa yang membuat kau datang kemari?)
    What for? (Untuk apa?)
    With whom? (Dengan siapa?)

    +Penggunaan Question Word Phrases

    Question word phrases adalah Kata Tanya yang digabungkan dengan kata-kata lain menjadi satu untaian kata tanya utuh (Phrases) dan digunakan untuk bertanya. Kata lain tersebut dapat berupa kata benda (noun), kata sifat (adjective), kata keterangan (adverb), kata depan (preposition), kata ganti (pronoun) maupun kata penghubung (conjunction).

    Rumus-1: Question Word + Noun
    Contoh:

    What price
    ex: What price is the T-shirt? (Berapa harga kemeja itu?)

    What types 
    ex: What types of girl do you love? (Bagaimana tipe gadis yang sangat kamu sukai?)

    What sorts of
    ex: What sorts of

    What kinds of
    ex: What kinds of book do you want to buy? (Buku jenis apa yang kamu ingin beli?)

    What time
    ex: What time is it? (Jam berapa sekarang?)

    (At) what time
    ex: At what time will you arrive? (Pada jam berapa kamu akan tiba nanti?)

    What day
    ex: What day is tomorrow? (Hari apa besok?)


    Rumus-2: Question Word + Pronoun
    Contoh:

    What else
    ex: What else? (Apa lagi?)
    ex: What else can you show me? (Apa lagi yang bisa kamu tunjukkan padaku?) 
    Why me? (Kenapa harus aku?)


    Rumus-3: Question Word +Adjective
    Contoh:

    How old
    ex: How old are you? (Berapa umurmu?)

    How far
    ex: How far is the theatre? (Seberapa jauhkah teater/bioskop itu - dari sini?)

    How many
    ex: (How many books did you read? (Berapa banyak buku yang kamu baca?)

    How much
    ex: How much is the car? (Berapa harga mobil itu?)

    How long
    ex: How long have you been being a singer? (Sudah berapa lama kamu menjadi seorang penyanyi?)

    How often
    ex: How often you go to school in a week? (Berapa kali kau ke sekolah dalam seminggu?)
    Catatan: sinonimnya dari "how often" yaitu: how many times, contoh: How many times do you go to school in a week?)

    How about
    ex: How about drawing the flower? (Bagaimana kalau menggambar bunga itu?)

    How good/ How well
    ex: How well do you know about printing? (Seberapa mahirkah kamu mengenai "Pencetakkan"?)

    Contoh lainnya dengan penggunaan yang sama:
    how low (seberapa rendahkan), how high (seberapa tinggi), how tall (berapa tinggi), how wide (seberapa luas/lebar?), how large (seberapa besar), how big (berapa besar), how fast (seberapa cepat), how deep (seberapa dalam), how soon (seberapa cepat).

    Contoh:
    How low can you go? (seberapa rendah kamu dapat melaluinya?)
    How high is the building? (seberapa tinggikah gedung itu?)
    How tall are you? (berapa tinggimu?)
    How wide is the island? (seberapa luas pulau itu?)
    How large is the house? (seberapa besarkah rumah itu?)
    How big is the box? (berapa besar kotak/peti itu?)
    How fast can you drive? (seberapa cepat kau mengemudi?)
    How deep is your love? (seberapa dalam cintamu?)
    How soon are you going to leave? (seberapa cepatkah kau akan mulai berangkat?)

     
    Rumus-4: Question Word + Preposition
    Contoh:
    What about me? (Bagaimana dengan saya?)
    Where to (Mau kemana?)


    Rumus-5: Question Word + Adverb
    Contoh:
    How slowly does the snail run? (Seberapa lambatkah keong itu berlari?)


    Rumus-6: Question Word + Conjunction
    Contoh:
    what if he disagrees? (Bagaimana jika dia tidak setuju?)


    Bentuk lain penggunaan Question word sebagai pengecualian dari bentuk pertanyaan.


    how come? (Mengapa?)
    how dare you are (Lancang/berani sekali kamu!)
    how close (Seberapa dekat?)
    how hard you try (Seberapa keraskah kau mencoba/berusaha ....)

    whatever (apa pun, apa saja)
    whichever (yang mana pun, yang mana saja)
    whenever (kapan pun, kapan saja)
    however (bagaimana pun, tetapi, akan tetapi, namun)
    whoever (siapa pun, siapa saja)
    wherever (kemana pun, dimana pun, kemana saja, dimana saja)

    why not? (kenapa tidak?)
    why bother (Peduli amat!, ngapa harus peduli?)

    what exactly is your answer? (apa sebenarnya jawabanmu/ tepatnya, apa jawabanmu?)

  • Perbedaan & Penggunaan Few, A Few, Little, A Little

    Penggunaan Few/A Few dan Little/A Little

    Apa itu Few, a few, little dan a little? Few, a few, little dan a little dalam Grammar Bahasa Inggris termasuk quantifier yang digunakan didepan kata benda jamak (plural noun) atau prase kata benda (noun phrase). Few, a few, little dan a little tidaklah dapat berdiri sendiri (can not stand alone) atau tidak dapat digunakan apabila tidak bersamaan dengan noun atau noun phrase.

    Contoh:
    A few books
    A little experience

    Dalam contoh tersebut diatas, quantifier /a few/ digunakan bersamaan dengan kata benda /books/ dan quantifier /a little/ digunakan bersamaan dengan /experience/. Dengan kata lain, /a few/ atau /a little/ tidak dapat digunakan apabila tidak bersamaan dengan noun/noun phrase, sehingga:

    Quantifier + Noun
    Quantifier + Noun Phrase

    Lebih lanjut, Quantifier + Noun atau Quantifier + Noun Phrase ini menjadi salah satu unsur/bagian pembentuk kalimat --- bisa menduduki posisi subject bisa juga diposisi object.

    Perhatikan contoh berikut ini:
    I have a few books in my bag.

    Dalam contoh kalimat diatas, kita melihat bahwa /a few books/ diletakkan setelah kata kerja /have/. Oleh karena kata kerja /have/ adalah Transitive Verb (Kata Kerja Transitif), maka /a few books/ berkedudukan sebagai object dalam kalimat tersebut.

    Contoh lain --- dimana, /a few books/ berada diposisi subject:
    A few books were burnt by the man yesterday.

    #Perbedaan Antara A Few/Few dan A Little/Little

    Apa perbedaan antara /a few/,/few/ dan /a little/,/little/ secara umum?
    Quantifier /Few/ atau /A Few/ secara khusus digunakan pada kata benda jamak yang dapat dihitung (Countable Nouns).

    Contoh:
    few books
    a few apples
    a few cars
    few students

    Baik /books/, /apples/, /cars/, atau /students/ adalah kata benda yang dapat dihitung (count nouns).

    Sedangkan quantifier /Little/ atau /A Little/ digunakan untuk kata benda yang tak dapat dihitung (Uncountable Noun).

    Contoh:
    little touch
    a little attention

    Kata benda /touch/ dan /attention/ seperti contoh diatas termasuk kata benda tak dapat dihitung (Uncount noun).


    #Apa Perbedaan antara Few dan A Few serta Little dan A Little

    Digunakannya article "A" pada /few/ atau /little/ dapat kami jelaskan seperti dibawah ini!

    • A few dapat ditafsirkan "banyak" tapi "tidak semua", sedangkan hanya Few dapat ditafsirkan "sedikit sekali". Ketentuan pada /few/ ini sama halnya dengan /little/

    Jadi dapat kita simpulkan:

    A Few atau A Little berarti: "banyak" tapi "tidak banyak sekali atau semua".
    Few atau Little berarti: "sedikit sekali" bahkan nyaris habis/tidak tersisa.

    Contoh Penggunaan A Few dan A Little serta Few dan Little:

    I have a few friends in this classroom.
    (Saya mempunyai banyak teman dikelas ini --- tapi tidak semuanya).

    I have few friends in this classroom.
    (Saya mempunyai sedikit teman dikelas ini --- sedikit sekali, misal cuma ada 1, 2 atau 3 dari 40 siswa).

    I have a little skill.
    (Saya mempunyai banyak kepintaran/keterampilan --- tapi belum tentu semua dikuasai 100% dan mahir --- bisa juga dibilang bahwa saya mempunyai kemampuan yang cukup lumayan.).

    I have little skill.
    (Saya mempunyai sedikit kepintaran/keterampilan --- sedikit sekali, misal cuma ada 1 atau 2 dan dengan demikian, saya tidak dapat diandalkan karena cuma sedikit yang saya bisa.).
  • Perbedaan "I Have No" dan "I Don't Have"

    Negasi "No" dan "Don't" dalam Bahasa Inggris

    Negasi adalah pernyataan negatif yang pada dasarnya ditandai dengan ungkapan "NOT" pada sebuah kalimat sehingga kalimat tersebut disebut dengan Kalimat Negatif (Negative Sentence).
    Lebih lanjut, penggunakan NOT pada kalimat negatif sangat tergantung pada bentuk waktu (baca: Tenses) yang sedang digunakan. Secara mendasar, tiap-tiap bentuk waktu memiliki cara tersendiri didalam mengungkapkan kalimat yang mengandung negasi tersebut. Akan tetapi, ungkapan negasi dalam Grammar Bahasa Inggris (English Grammar) tetaplah NOT.
    Pada contoh berikut ini digambarkan bagaimana ungkapan /NOT/ atau /NO/ digunakan dalam variasi kalimat bahasa inggris.

    Contoh:
    I do NOT have any English Grammar Book.
    No, I am NOT.
    I have NO anything with me.
    NOT me, but him!

    Dari contoh diatas ada beberapa bentuk penggunaan ungkapan negasi dalam bahasa inggris, yakni:

    • Auxiliary + NOT
    • NO (tanpa auxiliary)
    • NOT (tanpa auxiliary)

    Simak penjelasannya berikut ini!

    Perbedaan Penggunaan "No" dan "Not" dalam Bahasa Inggris

    Kalimat bahasa inggris memiliki 2 bentuk baku, yaitu:

    Grammatical dan Contextual

    Grammatical adalah ungkapan/kalimat yang identik dengan aspek Grammar (tata bahasa). Itu berarti, kalimat tersebut harus dilihat dari susunan kata-katanya dan juga fungsi serta kedudukan tiap kata yang digunakan dalam kalimat itu apakah sudah sesuai dengan tata bahasa atau grammar bahasa inggris atau belum.

    Contoh:
    I do not  have money.
    I did not follow the test.
    She has not talked to me yet.

    Pada contoh kalimat tersebut kita melihat ada 3 bentuk pengungkapan kalimat negative yakni: /do not/, /did not/ dan /has not/ dimana kata /do/, /did/ dan /has/ adalah kata bantu (auxiliary) sesuai tenses-nya. Dengan demikian, grammar mengatur bahwa, untuk menggunakan ungkapan negasi /NOT/ tersebut harus diiringi dengan penggunaan auxiliary didepan /NOT/ tersebut. Ini kaidah/aturan grammar, sehingga kalimat-kalimat diatas mengandung aspek grammatical.

    Contextual pada dasarnya terbentuk dari kaidah ketatabahasaan Bahasa Inggris. Itu artinya, contextual adalah refleksi dari aspek grammatical, akan tetapi pada penerapannya dalam bentuk percakapan --- misalnya --- seringkali aspek dialektis (baca: kebiasaan berkomunikasi) mempengaruhi struktur kalimatnya, dari aspek grammatical menjadi bentuk lain yang disebut dengan aspek contextual. Pada akhirnya, bentuk contextual ini dibakukan sebagai bagian dari aspek grammatical, dengan kata lain, tidak menyalahi aturan grammar.

    Contoh:
    I do not have anything (grammatical)
    I have no anything (contextual).

    Berdasarkan aspek yang mendasarinya ditemukan bahwa: penggunaan "NO" pada kalimat semisal /I have no anything/ adalah bentuk penegasan (to emphasis) kata kerja didepannya.

    I do not have any money.
    (Saya tidak punya uang).

    I have no money
    (Saya benar-benar tidak punya uang).

  • Penggunaan There is, There are, There dan Here

    Makna & Penggunaan There is & There are

    Prase "there is" atau "there are" digunakan untuk mengungkapkan apakah sesuatu itu ada atau tidak. Ungkapan /there is/ /there are/ ini berkedudukan sebagai "subject virtual" dalam kalimat bahasa inggris.


    There is/are + Noun/Pronoun/Noun Phrase


    Yang dimaksud dengan "subject virtual" disini --- hakikatnya bukanlah subject --- akan tetapi, memiliki fungsi sebagai "subject sebenarnya" seperti halnya kata benda, pronoun, phrase ataupun sub clause yang dapat berkedudukan/berfungsi sebagai subject. +Pelg

    "there is, there are ini berkedudukan sebagai "subject virtual" dalam kalimat bahasa inggris."

    ................ Jadi, bilamana ada rangkaian kata yang didahului oleh prase /there is/ atau /there are/ maka rangkaian kata-kata itu layaklah disebut sebagai kalimat utuh dan memenuhi syarat sebagai sebuah kalimat.


    There is/are & Hubungannya dengan Singular & Plural

    Pada saat kita menggunakan there is/there are maka, ungkapan there is/are akan menginformasikan pada kita mengenai: "ada atau tidaknya "sesuatu" atau benda (baca: kata benda/prase kata benda)". Dengan kata lain, ungkapan there is/are ini digunakan untuk menyatakan apakah "sesuatu/benda" itu ada atau tidak. Disinilah cara kita memahami hakikat penggunaan there is/are.

    Contoh:
    Ada seekor cicak di dinding.
    Ada banyak kutu di rambut panjangmu.
    Ada polisi di bank itu.

    Pada ketiga contoh diatas, ungkapan /ada/ menunjuk - menginformasikan pada kita bahwa ada - /cicak/, /kutu/, dan /polisi/. Dengan kata lain, /ada/ --> kata benda

    Dalam penerapannya, there is/there are tidak hanya menunjuk pada kata benda tunggal (singular) tapi juga kata benda jamak/banyak (plural) hal ini bisa dilihat dari kata kerja berupa /is/ atau /are/ yang berbentuk BE-present atau kata kerja structural bentuk present (lihat bahasan mengenai simple present tense dalam kalimat nominal).

    Sehingga:

    There is --> untuk kata benda tunggal (singular noun)
    There are ---> untuk kata benda jamak (plural noun).

    Contoh:
    (i) There is a book.
    (ii) There are many books.

    Pada contoh (i), /There/ menggunakan kata kerja /is/ yang ditunjukkan melalui kata bendanya berupa kata benda tunggal /a book/. Dalam hal ini, indefinite article /a/ adalah determiner (penanda) bahwa kata benda /book/ adalah tunggal.

    Sedangkan pada contoh yang kedua, kata bendanya berupa kata benda jamak (plural) yang bisa kita ketahui dari:

    • Akhiran "s" pada kata /book.
      book + s --> books (yang berarti ada lebih dari 1 atau sama dengan 2 buah buku)
    • Kata Keterangan Quantity atau Kuantitas yakni: /many/

    Jadi, pada waktu kita hendak menggunakan ungkapan there is/are dan sebelum menentukkan apakah kita harus menggunakan kata kerja structural berupa /is/ atau /are/ bergantung pada benda atau kata bendanya. Tambahan pula bahwa hanya kata kerja /is/ dan /are/ saja yang digunakan pada ungkapan /there/ ini dan tidak yang lain seperti; /am/.
    Kedua penanda baik akhiran /-s/ atau /many/ memberi informasi pada kita bahwa ada lebih dari 1 buku atau sama dengan 2 buku.

    Penggunaan "There is" pada Kata Benda Tak-dapat Dihitung (Uncountable Noun) 


    Contoh:
    There is some sugar in the jar.
    (Ada gula didalam toples).
    Keterangan: /sugar/ atau /gula/ adalah uncountable noun. Oleh karena itu kita menggunakan /there is/.

    Hubungan There is/are dengan adverb of place

    Penggunaan /there is/ atau /there are/ seringkali dikaitkan dengan nama tempat - adverb of place (kata keterangan tempat) - yang bertujuan memberikan informasi lebih dan rinci mengenai dimana letak benda saat itu.

    Contoh:
    Ada sebuah boneka diatas kursi.
    (there is a dool on the chair).

    Pada contoh ini, kata keterangan tempat/adverb of placenya adalah: /on the chair/ atau /diatas kursi/ sehingga struktur/pola kalimatnya menjadi:


    There is/are + kata benda (Noun) + Adverb of Place


    Contoh lain dengan menggunakan kata keterangan tempat murni yakni: /there/ dan /here/:
    There is a table here.
    (Ada sebuah meja disini)

    There are many persons there.
    (Ada banyak orang-orang disana).

    atau;

    There is a table right here.
    (Ada sebuah meja disini)

    There are many persons right there.
    (Ada banyak orang-orang disana).

    atau,

    There are many persons over there.
    (Ada banyak orang-orang disebelah sana).


    Dalam contoh diatas, kata /there/ atau /here/ diakhir kalimat tersebut bukanlah /there is/ atau /there are/ pada bahasan kita ini melainkan murni sebagai adverb of place.

    Penggunaan There + BE & Tenses

    Penggunaan kata kerja/be pada ungkapan /there/ ini bergantung pada tenses yang digunakan;

    Simple Present

    Contoh:
    There is a pineapple in the basket. (singular)
    There are two bottles in the cupboard. (plural)

    Simple Past

    Contoh:
    There was a pineapple in the basket. (singular)
    There were two bottles in the cupboard. (plural)

    Present Perfect Tense

    Contoh:
    There has been a pineapple in the basket. (singular)
    There have been two bottles in the cupboard. (plural)

    Past Perfect Tense

    Contoh:
    There had been a pineapple in the basket. (singular)
    There had been two bottles in the cupboard. (plural)


    Pada Semua bentuk Future

    Contoh:
    There will be a pineapple in the basket. (singular)
    There will be two bottles in the cupboard. (plural)

    begitu juga dengan:
    There would be a pineapple in the basket. (singular)
    There would be two bottles in the cupboard. (plural)


    Pada unsur Modal Auxiliary

    Contoh:
    There must be a pineapple in the basket. (singular)
    There must be two bottles in the cupboard. (plural)
    There may be a pineapple in the basket. (singular)
    There may be two bottles in the cupboard. (plural)
    There will be a pineapple in the basket. (singular)
    There will be two bottles in the cupboard. (plural)
    There can be a pineapple in the basket. (singular)
    There can be two bottles in the cupboard. (plural)



    Penggunaan "There" bersama Present Participle atau To-Infinitive

    Struktur I:

    There + BE + Noun/Indefinite Pronoun + Present Participle

    Contoh:
     There is someone waiting for you out there.


    Struktur II:

    There + BE + Kata Benda + To Infinitive

    Contoh:
    There are many assignments to do tonight.


    Bentuk Contraction/Singkatan dari There is/are

    /there is/ dan /there are/ - dalam penerapannya - dapatlah disingkat dengan ketentuan dan contohnya sbb:

    Kalimat Positive:

    There's a student in the car. (There's = there is).
    Catatan: Pada kalimat positive ini, /there are/ tidak bisa disingkat.

    Kalimat Negative:

    There's not a student in the car.
    atau,
    There isn't a student in the car.
    atau,
    there's no a student in the car.

    Contoh pada /there are/:
    There aren't any sugar in the cup.


    Kalimat Interrogative:

    Is there a student in the car?
    Are there any student in the car?


    .........................................................

    Tambahan:
    Ungkapan /there is/ dan /there are/ juga sering dikaitkan dengan bentuk pertanyaan yang menanyakan jumlah atau banyaknya benda, yakni dengan menggunakan prase kata tanya:  /how many/, /how much/

    Catatan:
    /how many/ untuk menanyakan kata benda yang dapat dihitung.
    /how much/ untuk menanyakan kata benda yang tak-dapat dihitung.

    Contoh:
    How many hours are there in a day?
    How much sugar is there in the glass?

    _____________________________

    *Requested by some one. May 10th, 2016

  • Mengenal Angka (Numerals) dan Notasi

    Numerals dalam Bahasa Inggris

    Ada 2 jenis numerals (angka) dalam Bahasa Inggris yang sering digunakan untuk hitung-menghitung:
    1. Cardinal Number
    2. Ordinal Number
     

      numeral: angka dan notasi | pelg-grammar


      #Cardinal Number

      Yang termasuk dalam cardinal number adalah:
      a) satuan: zero/oh (dibaca: ou), one, two, three, four, five, six, seven, eight, nine.
      b) belasan: eleven, twelve, thirteen, fourteen, fifteen, sixteen, seventeen, eighteen, nineteen.
      c) puluhan: ten, twenty, thirty, forty, fifty, sixty, seventy, eighty, ninety,
      d) ratusan: hundred
      e) ribuan: thousand
      f). ratusan-ribu: hundred thousand
      g). jutaan: a million
      h). milyaran: a billion
      i). triliyunan: a trillion

      Perbedaan sistem hitungan dalam bahasa inggris adalah:
      a). hitungan dari 11 hingga 12: hanya berlaku pada angka; 11 dan 12 saja yaitu; eleven dan twelve.
      b). hitungan dari 13 hingga 19: penambahan /teen/ diakhir nama bilangan. Khusus untuk bilangan 15 (lima belas) tidak ditulis /fiveteen/ melainkan: /fifteen/. Dalam hal ini 2 huruf terakhir dari /five/ mengalami infleksi menjadi huruf /f/ baru bisa ditambah dengan /teen/.
      c). hitungan dari 21 hingga 29, 31 hingga 39 dan seterusnya sama, contoh: twenty one, twenty two, twenty three, twenty four, dst, ................... thirty one, thirty two, dst juga sama dengan setelah 40, 50, dst.

      Penggunaan cardinal numbers dalam Bahasa Inggris:

      • Menyatakan hitungan, menghitung, contoh: operasi matematika (math operation)

        Contoh:
        one and four makes five (1+4=5)
        three and six equals nine (3+6=9)
        .
      • Menyatakan nama waktu /bilangan jam/hari (hours, minutes dan seconds)

        Contoh:
        Q: What time is it?
        A: Three minutes past eleven. (Jam 11 lewat 3 menit)
        .
        Contoh lain:
        July 3, 2010
        15 march 2014
        .
      • Menyatakan Jarak (distance) dan Ukuran (measurement)

        Contoh:
        1 kilometers
        1000 pounds
        200 kilograms
        5 jam (misalnya:. ke bandung membutuhkan waktu 5 jam dari sini.).
        .
      • Menyatakan Nilai atas sesuatu (value/score)

        Contoh:
        you: Yeah! I got 10 (Yeah! Saya dapat nilai 10).
        your mate: Congrats!
        .
        Contoh lain:
        100 degrees (10 derajat)
        .
      • Menyatakan Kelompok bilangan (numbers)

        Contoh:
        a quarter: 1/4 atau 15 atau 25%
        a half: 1/2 atau 30 atau 50%
        .


      #Ordinal Number

      Ordinal number, dalam bahasa indonesia sering digunakan untuk menyatakan urutan seperti; kesatu atau pertama, kedua, ketiga dsb. Yang termasuk ordinal number adalah:
      first, second, third, forth, fifth, sixth, seventh, eighth, ninth, tenth, eleventh, dst.
      Catatan:
      Khusus untuk kesatu hingga ke tiga, menggunakan struktur kata tersendiri: first, second, third. Sedangkan urutan keempat hingga seterusnya tetap mengikuti cardinal number dan mendapat huruf akhir /-th/.

      Ordinal number juga sering menggunakan singkatan dalam penggunaannya. Khusus urutan kesatu hingga ketiga adalah: -st, -nd dan -rd
      Contoh penggunaan:
      1st, 2nd, 3rd
      January 3rd, 2010.

      Sedangkan urutan keempat hingga seterusnya memiliki singkatan /th/
      Contoh:
      4th, 17th, 41th, 100th, dst.

      Penggunaan cardinal numbers dalam Bahasa Inggris:

      • Menyatakan Urutan, tahapan (order, stage, step)

        Contoh:
        first step (langkah pertama)
        first floor, second floor, dan seterusnya.
      • Menyatakan Urutan khusus dalam bentuk Kronologi kejadian
      • Menyatakan Hari dalam kalender

        Contoh:
        23rd july 1998
        September 31st, 1945



      Notasi dalam Bahasa Inggris

      Notasi adalah simbol-simbol yang memiliki arti dan fungsi. Ada banyak notasi dalam bahasa inggris; baik notasi dalam operasi matematika, kimia, fisika dan sebagainya. Notasi berbeda dengan rumus. Justru didalam rumus itu terdapat notasi-notasi.


      Notasi matematika | Pelg-grammar

      Berikut ini adalah Notasi yang paling sering digunakan dalam operasi matematika, diantaranya adalah:


      1) penjumlahan, dinotasikan sebagai: ( + ) .... plus, and, added to.

      Contoh:
      24 + 4 = 28
      twenty-four and four makes twenty-eight.
      twenty-four added to four makes twenty-eight.


      2) pengurangan, dinotasikan sebagai: ( - ) .... minus, subtracted from.

      Contoh:
      24 - 4 = 20
      twenty-four minus four makes twenty.
      twenty-four subtracted from four makes twenty.

      3) pembagian, dinotasikan sebagai: ( / ) .... devided by.

      Contoh:
      24 / 4 = 6
      twenty-four devided by four makes six.

      4) perkalian, dinotasikan sebagai: ( x ) .... times,multiplied by.

      Contoh:
      24 x 4 = 92
      twenty-four times four equals ninety-two.
      twenty-four multiplied by four equals ninety-two.


      Untuk notasi (=) sama dengan bahasa inggrisnya bisa berupa:
      (i) equals
      Contoh:
      three and one equals four

      (ii) makes
      three and one makes four


      Untuk contoh lainnya yang lebih lengkap bisa dilihat di wikipedia dibawah ini!
      https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_mathematical_symbols_by_subject.

    1. Penggunaan Akhiran "ed","ing" dan "s" Bahasa Inggris

      Akhiran (suffixes) dalam Bahasa Inggris memiliki ketentuan tersendiri yang diatur dalam Grammar Bahasa Inggris yang disebut dengan Morpheme dan dibahas dalam studi Morphology - (red.linguistic scope). Artinya, penggunaan (baca: penambahan, perubahan dan perbedaan bentuk-bentuk) akhiran dalam bahasa inggris itu diatur dan sangat berkaitan dengan struktur dan pola kalimat bahasa inggris. Morpheme itu banyak sekali, jadi tidak hanya berupa akhiran -ed, -ing dan -s saja tapi bisa juga berbentuk -ness, -action, -es, -ence dsb. Dari semua bentuk morpheme yang ada dalam bahasa inggris, semua bentuk morpheme khususnya bentuk morpheme dalam bahasan kita kali ini bukanlah sebuah kata.


      "Morpheme bukanlah sebuah kata. Morpheme adalah unit gramatikal terkecil yang ada dalam sebuah Bahasa."

      ...............................

      Definisi Morpheme dan Morphology
      Morpheme adalah satuan gramatikal terkecil dalam sebuah bahasa.
      Morphology adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk-bentuk, struktur dan aturan penggunaan morpheme.

      ...............................


      Penggunaan Bentuk-bentuk Akhiran -ed, -ing dan -s dalam Bahasa Inggris

      Seperti yang kita ketahui bersama, akhiran-akhiran dalam bahasa inggris, baik itu -ed, -ing maupun -s, diletakkan diakhir sebuah kata bahasa inggris - baik kata kerja maupun kata benda. Khusus akhiran -ed dan -ing digunakan pada kata kerja, sedangkan akhiran -s digunakan pada kata kerja dan kata benda. Adanya akhiran-akhiran tersebut bukanlah tidak memiliki maksud/fungsi apa-apa. Akhiran tersebut ikut membentuk pola kata kerja yang digunakan dalam pembentukkan pola kalimat tertentu.
      Berikut ini adalah rincian mengenai bentuk-bentuk dan kegunaan dari morpheme -ed, -ing dan -s dalam bahasa inggris.


      #Penggunaan Akhiran "ed"

      Akhiran -ed sebenarnya memiliki 2 varian (baca: 2 macam bentuk). Jadi, tidak hanya -ed saja, melainkan: -ed dan -d.

      (a) Perbedaan Antara Akhiran -d dan -ed

      Contoh kasus:
      (i) The cat was tied.
      (ii) He worked all day.

      Pada kedua contoh kalimat diatas terdapat kata kerja-kata kerja yang mengandung akhiran berupa /-d/ dan /ed/. Akhiran /-d/ digunakan apabila kata kerja memiliki huruf terakhir dengan pola: vokal-vokal. Khusus kata kerja dengan pola huruf terakhir vokal-vokal ini, tambahkanlah akhiran /-d/ pada kata kerja tersebut, sehingga menjadi:

      tie + d ---> tied

      Contoh kedua yaitu berakhiran /ed/ yang ditambahkan pada kata kerja apabila kata kerja tersebut memiliki huruf terakhir berupa konsonan atau konsonan-konsonan.

      Contoh Kasus:

      He tried to climb the tree.

      Kata kerja aslinya dari /tried/ adalah /try/. Pada contoh kalimat diatas, kata kerja /try/ mendapat akhiran berupa /-ed/ dan BUKAN /-ied/. Adanya huruf /i/ didepan akhiran /-ed/ merupakan bentuk infleksi (inflection) dari huruf /-y/ yang ada pada kata kerja /try/. Dengan kata lain, bahasa inggris memiliki aturan mengenai kapan sebuah kata akan mengalami "infleksi".

      Berdasarkan uraian diatas, nyatalah bawha kedua varian (-ed dan -d) tersebut memiliki kegunaan/fungsi dalam pembentukkan struktur/pola kata kerja bahasa inggris, diantaranya:
      1. Digunakan dalam pembentukkan kata kerja bentuk kedua dan beraturan (regular past form verb).
      2. Digunakan dalam pembentukkan kata kerja bentuk ketiga dan beraturan (regular past participle form)
      3. Digunakan dalam pembentukkan kata sifat baru (derived adjective).

      (b) Akhiran /ed/ dan /d/ pada Regular Verb

      disebut juga dengan kata kerja berbentuk past dan bersifat regular atau regular verb dan sering digunakan dalam pola kalimat simple past tense. Sedangan regular past participle form adalah kata kerja bentuk ketiga (verb-III) yang sering digunakan dalam pembentukkan kata kerja passive dalam kalimat pasif (Passive Voice), kata kerja past participle yang sering digunakan dalam tenses berupa: perfect tense dan kata sifat derivasi atau (derived adjective).

      *) Lihat bahasan mengenai regular & irregular verb, simple past tense, dan present perfect tense untuk contoh penggunaan akhiran /ed/ dan /d/ pada kata kerja tersebut.


      (c) Kata Sifat Berakhiran /ed/

      Apa itu kata sifat derivasi? Kata sifat derivasi (derived adjective) adalah kata sifat yang sebenarnya berasal dari kata kerja. Dengan penambahan akhiran /ed/ atau /d/, maka kata kerja tersebut dapat juga digunakan (baca: berkedudukan) sebagai kata sifat baru.

      Contoh:
      I was supposed to attend the meeting.
      (Saya seharusnya menghadiri rapat itu).

      Bentuk asli kata kerja /suppose/ sebenarnya adalah bentuk kata kerja transitive (transitive verb) yang bisa diterjemahkan sebagai: /mengira/, /harus, mengharuskan/ atau /andaikata/. Pada contoh kalimat diatas kata kerja suppose yang mendapat akhiran berupa /-d/ berkedudukan sebagai kata sifat dengan penambahan kata bantu /was/ dan preposisi /to/ dan menjadi satu kesatuan dalam membentuk prase kata sifat be + supposed + to yang artinya: harus atau seharusnya. Ada banyak contoh penggunaan kata kerja ketiga dimana terdapat akhiran /d/ atau /ed/ dalam pembentukkannya - dalam bahasa inggris.


        #Penggunaan Akhiran "ing"


        Akhiran /ing/ diletakkan selalu pada kata kerja, baik tetap berfungsi sebagai kata kerja dalam pembentukan kalimat yang mengandung tenses serba continuous maupun kata kerja bentuk /ing/ yang berubah fungsi sebagai kata sifat dan kata benda.

        (i) Akhiran /-Ing/ sebagai Kata Kerja.

        Akhiran /ing/ yang diletakkan diakhir huruf kata kerja digunakan pada: pembentukkan kalimat yang mengandung tenses serba continuous tense atau progressive tense. Dengan kata lain, kalimat-kalimat yang mengandung tenses continuous seperti; present continuous tense, past perfect continuous tense, dsb itu mengandung kata kerja berbentuk /ing/ atau verb-ing form.

        *) Verb-ing disebut juga dengan Present Participle.

        Contoh penggunaan akhiran -ing pada kata kerja continuous:
         I am studying morpheme.
        (Saya sedang belajar mengenai morpheme).

        (ii) Akhiran /-Ing/ berkedudukan sebagai kata benda.

        Akhiran -ing juga digunakan pada pembentukkan kata benda, baik kata benda derivasi maupun kata benda dalam bentuk gerund (baca bahasan mengenai gerund). Kata benda derivasi adalah kata benda yang berasal dari kata kerja murni (lexical verb) dan dengan penambahan akhiran, misalnya: /ing/, kata kerja tersebut berubah fungsi dan kedudukan sebagai kata benda.

        Contoh:
        Interesting, annoying, boring, dsb

        Contoh dalam bentuk kalimat:
        He is annoying.
        (Dia menjengkelkan).

        Pada contoh kata benda diatas yaitu /annoying/ adalah bentuk kata benda yang berasal dari kata kerja /annoy/. Bentuk perubahan inilah yang disebut dengan derivasi kata benda atau derived noun.

        Contoh akhiran -ing pada gerund:
        I like swimming.
        (Saya suka berenang)


        #Penggunaan Akhiran "s"

        Akhiran /s/ juga memiliki 2 varian yaitu: /-s/ dan /-es/. Masing-masing varian tersebut diletakkan pada kata kerja leksikal dalam pola present tense (positive verbal present simple) dengan subject /he/, /she/ dan /it/ atau padanannya. Lihat bahasan lengkap mengenai akhiran /s/ dan variannya di simple present tense.

        Contoh:
        He talks to me a lot.
        (Dia terlalu banyak omong denganku).

        The girl looks beautiful.
        (Gadis itu kelihatan cantik).

        She teaches English like me.
        (Dia mengajar bahasa inggris sepertiku).


        Akhiran dengan varian /-s/ atau /-es/ juga digunakan pada struktur kata benda (noun) dalam pembentukkan kata benda plural (jamak) yang dapat dihitung (countable plural noun).

        Contoh:
        The boy bought some books.
        (Anak itu membeli beberapa buku-buku)

        There are seven markers on the table.
        (Ada 7 spidol diatas meja).

        He buys two watches from the shop.
        (Dia membeli 2 jam tangan ditoko itu).



        Catatan/Saran Penulis (Author) sehubungan dengan Bentuk Akhiran dalam Bahasa Inggris

        Memahami bentuk-bentuk akhiran dalam bahasa inggris sebagai pengenalan akan morpheme adalah baik sekali. Memahami bentuk akhiran-akhiran dalam wujud rincian adalah dalam rangka analisa morpheme dalam struktur kata bahasa inggris. Akan tetapi, memahami bentuk-bentuk akhiran bahasa inggris dengan tujuan untuk memahami grammar bahasa inggris tidaklah tepat oleh karena bahasan mengenai itu sebenarnya tidaklah sederhana karena akan mencakup BAHASAN INTI GRAMMAR yang lebih kompleks lagi seperti; simple present, participle, vocabulary, tenses, regular verb, passive voice dan sebagainya. Dengan kata lain, bahasan mengenai akhiran-akhiran itu ada didalam bahasan inti grammar.

        Oleh karena itu, adalah bijaksana apabila kita memulainya dengan mengenal dan memahami pola kalimat bahasa inggris inti, seperti, present continuous, kedudukan participle dalam bahasa inggris, kalimat pasif dan sebagainya dimana didalamnya telah mencakup bahasan dan penjelasan mengenai bentuk-bentuk akhiran tersebut dan bagaimana cara menggunakannya.*) 

        *) Materi ini di-request oleh "peminat bahasa inggris" yang tidak ingin disebutkan namanya.

      1. Pembentukkan Kata Benda dari Kata Kerja

        Kata benda (Noun) dalam bahasan Grammar Bahasa Inggris memiliki bentuk-bentuk tersendiri dan berbeda dari kata-kata lainnya (part of speech). Pada bahasan yang lalu, kita telah membicarakan mengenai kata benda secara mendasar, seperti; macam-macam kata benda, uncountable noun dan countable noun, singular dan plural noun secara mendasar. Kali ini kita akan lebih fokus pada aspek Pembentukkan kata benda yang tercantum dalam kategori Vocabulary Bahasa Inggris.

        Kata benda, seperti kata-kata lainnya dalam bahasa inggris terdiri atas 2 jenis kata dasar, yaitu:
        • Kata Benda Asli (Pure Noun), dan

        • Kata Benda Derivasi (Derived Noun)


        Kata benda Asli adalah kata benda yang memiliki arti utuh (baca: kekamusan) tanpa adanya unsur lain (baca: morpheme) yang membentuknya atau yang menjadikannya sebagai kata benda. Sedangkan kata benda derivasi adalah kata benda yang terbentuk dari kata lain. Itu artinya, kata benda dapat pula dibentuk dari kata-kata lain sepertil kata kerja, kata sifat, dsb. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak uraian lengkap berikut ini!

        Pembentukkan Kata Benda

        #Kata benda dibentuk dari Kata Kerja Lexical

        Sebagai catatan bahwa: kata kerja berikut ini adalah kata kerja lexical dan bukan structural (spt; be / tobe)
        .
        1. Kata Kerja Berakhiran /-ment/

          Contoh:
          develop (kata kerja) --> development (kata benda)
          assign (kata kerja) --> assignment (kata benda)
          agree (kata kerja) --> agreement (kata benda)
          .
        2. Kata Kerja Berakhiran /-ion/, /-sion/, /-ation/

          #Contoh Berakhiran /-ion/:
          act (kata kerja) --> action (kata benda)
          direct (kata kerja) --> direction (kata benda)
          .
          Catatan: huruf /-e/ mengalami omisi menjadi huruf /-s/.
          create (kata kerja) --> creation (kata benda)
          evaluate (kata kerja) --> evaluation (kata benda)
          introduce (kata kerja) --> introduction (kata benda)
          .
          #Contoh Berakhiran /-sion/:Catatan: huruf /-t/ dan /-d/ mengalami infleksi menjadi huruf /-s/.
          omit (kata kerja) --> omission (kata benda)
          comprehend (kata kerja) --> comprehension (kata benda)
          .
          #Contoh Berakhiran /-ation/:
          consider (kata kerja) --> consideration (kata benda)
          inform (kata kerja) --> information (kata benda)
          expect (kata kerja) --> expectation (kata benda)
          explain (kata kerja) --> explanation (kata benda) *) huruf /-i-/ mengalami omisi.
          .
        3. Kata Kerja Berakhiran /-al/

          Catatan: huruf /-e/ terinfleksi menjadi huruf /-a/.
          arrive (kata kerja) --> arrival (kata benda)
          propose (kata kerja) --> proposal (kata benda)
          rent (kata kerja) --> rental (kata benda)
          .
        4. Kata Kerja Berakhiran /-ence, /-ance/

          Contoh:
          accept (kata kerja) --> acceptance (kata benda)
          tolerant (kata kerja) --> tolerance (kata benda)
          assist (kata kerja) --> assistance (kata benda)
          .
          Beberapa kata kerja mengalami perubahan ekstrim, contoh:
          obey (kata kerja) --> obedience (kata benda)
          enter (kata kerja) --> entrance (kata benda)
          .
        5. Kata Kerja Berakhiran /-or/

          Contoh:
          act --> actor
          conduct --> conductor
          distribute --> distributor
          contribute --> contributor
          direct --> director
          .
        6. Kata Kerja Berakhiran /-er/

          Contoh:
          export --> exporter
          import --> importer
          teach --> teacher
          report --> reporter
          write --> writer
          .
        7. Kata Kerja Khusus/Tak-beraturan: /-ight/, /-age/, /-scent/,/-y/

          Kata benda yang berasal dari kata kerja khusus ini tidak hanya mengalami infleksi tapi juga mengalami omisi total atas kata kerja tersebut agar menjadi kata benda:
          Contoh:
          fly (kata kerja) --> flight (kata benda)
          decieve (kata kerja) --> deceit (kata benda)
          marry (kata kerja) --> marriage (kata benda)
          descend (kata kerja) --> descent (kata benda)
          deliver (kata kerja) --> delivery (kata benda)
          discover (kata kerja) --> discovery (kata benda)
          .
          .
        Catatan Tambahan:
        Selain yang telah diuraikan diatas, pada dasarnya, 1 kata itu dapat memiliki arti lebih dari 1. Seperti kata /cook/. /cook/ bisa berarti: /memasak/, bisa juga berarti /tukang masak/ atau /koki/. Bila kita teliti, ternyata kata /cook/ yang berarti /memasak/ berfungsi sebagai kata kerja, dan /coo/ yang berarti /tukang masak/ berarti /kata benda/, bukan? Dengan demikian, bahasa inggris memiliki 2 perilaku (baca: word behaviour) yaitu apa yang disebut dengan "Ambiguity" atau Kedwiartian atau Memiliki 2 arti dan bahkan lebih.

        Sehubungan dengan bahasan diatas, itu artinya, tanpa menambahkan akhiran /-ment/, ternyata beberapa kata benda bahasa inggris itu ada yang memiliki 2 fungsi atau lebih, baik sebagai kata kerja, maupun kata benda.

        Contoh:
        report (bisa berarti: laporan atau melaporkan)
        cook (bisa berarti: memasak atau tukang masak/koki)

      2. 100 Nama-Nama Penyakit dalam Bahasa Inggris

        Berikut ini adalah daftar seratus kosa kata umum yang setidaknya perlu anda pahami jika berbicara dengan tema tentang penyakit dalam bahasa Inggris. Istilah-istilah ini adalah istilah yang akan anda pahami ketika berbicara mengenai nama-nama penyakit dalam bahasa Inggris, terutama jika anda adalah mahasiswi kesehatan.


        N0
        English
        Indonesia
        1
        Headache
        Sakit kepala
        2
        Stomachache
        Sakit perut
        3
        Toothache
        Sakit gigi
        4
        Earache
        Sakit telinga
        5
        Sore throat
        Radang tenggorokan
        6
        cough
        Batuk
        7
        Stroke
        Stroke
        8
        Kwashiokor
        Busung lapar
        9
        Dysentery
        Disentri
        10
        Anthrax
        Antrax
        11
        SARS
        Saluran pernapasan Akut
        12
        Mers
        Sindrom pernapasan timur tengah
        13
        Ebola
        Ebola
        14
        Bunion
        Bengkak  ibu jari kaki
        15
        Fever
        Demam
        16
        Cold
        Pilek
        17
        Scabies
        Kudis
        18
        Swine flu
        Flu babi
        19
        Bird flu
        Flu burung
        20
        Asthma
        Asma
        21
        Bronchitis
        Bronkitis
        22
        Colitis
        Radang usus besar
        23
        Cowpox
        Cacar sapi
        24
        Dengue
        Demam disertai linu pada sendi
        25
        Emphysema
        Pembengkakkan paru-paru
        26
        Backache
        Sakit punggung
        27
        Diabetes
        Sakit gula
        28
        Encephalitis
        Radang otak
        29
        Goitre
        Gondok
        30
        Cancer
        Kangker
        31
        Concussion
        Gegar
        32
        Nosebleed
        Mimisan
        33
        Laryngitis
        Laringitis
        34
        Mad cow disease
        Penyakit sapi gila
        35
        Migraine
        Sakit kepala sebelah
        36
        Plague
        Pes
        37
        Apilepsy
        Sakit ayan
        38
        Psoriasis
        Penyakit kulit kronis
        39
        Sneeze
        Bersin
        40
        Rickets
        Rakhitis
        41
        Ataxia
        Degeneratif saraf
        42
        Paralyzed
        Lumpuh
        43
        Diarrhea
        Diare
        44
        Tumor
        Tumor
        45
        Rheumatism
        Encok
        46
        Scurvy
        Kudis
        47
        shingles
        Penyakit ruam saraf
        48
        Syphilis
        Sipilis
        49
        Gonorhea
        Kencing nanah
        50
        Runny nose
        Ingusan
        51
        Ulcer
        Bisul
        52
        Pimple
        Jerawat
        53
        Heart attack
        Serangan jantung
        54
        Hepatitis
        Radang hati
        55
        Meningitis
        Radang selaput otak
        56
        Tuberculosis
        TBC
        57
        Wart
        Kutil
        58
        Itchy nose
        Hidung gatal
        59
        Tetanus
        Tetanus
        60
        Parkinsons disease
        Penyakit parkinson
        61
        Myopia
        Rabun dekat
        62
        Ear infection
        Infeksi telinga
        63
        Breast cancer
        Kanker payudara
        64
        Atrophy
        Pengecilan otot
        65
        Sore nose
        Hidung sakit
        66
        Tumor
        Tumor
        67
        Sprue
        Sariawan
        68
        Typhus
        Tifus
        69
        Dry throat
        Tenggorokan kering
        70
        Sore throat
        Sakit tenggorokan
        71
        Constipation
        Sembelit
        72
        Bladder stone
        Kencing batu
        73
        Sore arm
        Sakit lengan
        74
        Bone fracture
        Patah tulang
        75
        Bruise
        Memar
        76
        Fracture
        Kulit rusak
        77
        Flu
        Flu
        78
        Rabies
        Rabies
        79
        Skin fungsus
        Panu
        80
        Smallpox
        Cacar
        81
        Leukemia
        Kekurangan sel darah putih
        82
        Anemia
        Kekuarangan sel darah merah
        83
        Beriberi
        Beriberi
        84
        Measles
        Campak
        85
        Anorexia
        Anoreksia
        86
        Cholera
        Kolera
        87
        Back ache
        Sakit punggung
        88
        Lung cancer
        Kangker paru-paru
        89
        Vertigo
        Pusing
        90
        Mumps
        Gondok
        91
        Pneumonia
        Radang paru-paru
        92
        Black death
        Pes
        93
        Malaria
        Malaria
        94
        Obesity
        Obesitas
        95
        Amnesia
        Hilang ingatan
        96
        Liver
        Sakit hati
        97
        Jaundiche
        Penyakit kuning
        98
        Haematemesis
        Muntah darah
        99
        Cataract
        Katarak
        100
        Leprosy
        Kusta

        nama-nama penyakit dalam bahasa inggris

        Demikianlah 100 nama penyakit dalam bahasa Inggris. Semoga dengan membaca tulisan ini kita tidak perlu diam lagi jika berbicara mengenai penyakit dalam bahasa Inggris.



      3. WHAT WE DO

        We've been developing corporate tailored services for clients for 30 years.

        CONTACT US

        For enquiries you can contact us in several different ways. Contact details are below.

        Karya Nyata Ragam Kerajinan

        • Street :Road Street 00
        • Person :Person
        • Phone :+045 123 755 755
        • Country :POLAND
        • Email :contact@heaven.com

        Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

        Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.