Bagaimana tidak, kita pakai sendiri juga untung. Semakin diajarkan kepada orang lain, ilmunya semakin bertambah, tidak berkurang. Kalau kita bisa dan mengajari orang lain untuk bisa, apa ilmu kita jadi berkurang dan habis? Tidak ! Justru kita tambah pinter. Aneh, memang!
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Belajar Bahasa Inggris termasuk investasi? Ya, sangat setuju! Ini termasuk investasi leher ke atas, artinya investasi ilmu. Jenis investasi yang tidak pernah rugi tetapi untung terus.
Bagaimana tidak, kita pakai sendiri juga untung. Semakin diajarkan kepada orang lain, ilmunya semakin bertambah, tidak berkurang. Kalau kita bisa dan mengajari orang lain untuk bisa, apa ilmu kita jadi berkurang dan habis? Tidak ! Justru kita tambah pinter. Aneh, memang!
Bagaimana tidak, kita pakai sendiri juga untung. Semakin diajarkan kepada orang lain, ilmunya semakin bertambah, tidak berkurang. Kalau kita bisa dan mengajari orang lain untuk bisa, apa ilmu kita jadi berkurang dan habis? Tidak ! Justru kita tambah pinter. Aneh, memang!
Hasil yang didapat dari sebuah investasi, biasanya relatif berjangka panjang. Maklum yang namanya investasi itu memerlukan proses. Ibarat orang menanam, harus sabar untuk memetik hasilnya. Demikian pula dalam belajar Bahasa Inggris, sabar tapi pasti.
Lalu keuntungan apa yang didapat dari investasi belajar Bahasa Inggris? Setidak-tidaknya manfaat di bawah ini bisa dijadikan pemacu semangat:
1. Gengsi
Belajar Bahasa Inggris untuk gengsi? Tentu tidak! Tetapi berdasar pengalaman, siswa yang pinter Bahasa Inggris biasanya ditunjuk untuk mewakili sekolah dalam event yang berhubungan dengan bahasa ini, misalnya: Speech Contest, Poetry Reading, Writing Contest, dan sebagainya. Sesuatu yang bergengsi tentunya. Apalagi bila sang utusan bisa menjadi juara, gengsi sekolahan ikut naik.
2. Uang atau Materi
Waktu kuliah pinter Bahasa Inggris, bisa mencari penghasilan tambahan dengan memberi les. Membantu belajar anak tetangga pun bisa dapat uang. Atau jadi pramu wisata paruh waktu / free lance, juga bisa jadi sumber uang. Bagi beberapa orang bahkan penghidupan atau profesinya dalam bidang Bahasa Inggris ini.
3. Penunjang Studi
Memutuskan untuk meneruskan pendidikan ke luar negeri? Bila ya, maka kemampuan untuk berbahasa Inggris adalah mutlak. Bahkan disyaratkan mencapai nilai tertentu untuk TOEFL-nya. Sekalipun tidak ke luar negeri, literatur perkuliahan masih banyak yang ditulis dalam Bahasa Inggris. Jadi menguasai Bahasa Inggris adalah suatu keuntungan.
4. Kesempatan Kerja
Masih banyak kok kesempatan kerja, buktinya di koran-koran masih berjibun lowongan kerja diiklankan. Masalahnya banyak dari kita yang kurang qualified untuk mengisinya. Coba amati betapa banyak iklan yang mensyaratkan kemampuan Bahasa Inggris. Artinya pada saat kita membaca iklan itu saja, kita sudah menghadapi seleksi awal. Kalau kita merasa tidak bisa memenuhi, sama halnya kita sudah tersisihkan duluan oleh diri kita sendiri. Suatu bukti bahwa bisa Bahasa Inggris itu lebih mempunyai kesempatan.
5. Peningkatan Karir
Bagi yang memang melanjutkan studi dan mengambil jurusan Bahasa Inggris, tentunya bisa menjadi tenaga profesional, misalnya: guru Bahasa Inggris, dosen, penerjemah, juru bahasa, staf di kedutaan dan sebagainya. Bagi yang berkarir di bidang lain seperti: accounting, marketing, peneliti, tenaga ahli di laboraturium dan posisi lain, kemampuan Bahasa Inggris mempunyai nilai plus. Dalam promosi jabatan, pelatihan ke luar negeri atau kesempatan berharga yang semacam itu biasanya kemapuan Bahasa Inggris akan menjadi penunjang karir.
6. Motivasi Anak
Sebelum kita bangga dengan anak kita, buatlah anak bangga dulu dengan orang tuanya. Kalau kita bilang pada anak: ‘Wah ayah bangga dengan kamu karena kamu pinter Bahasa Inggris’. Akan lebih bagus kalau komentar anak kita begini: ‘Kan bapak (atau ibu) jagonya!’ Seringkali orang tua menjadi figur yang dikagumi anak, dengan demikian apabila kita bisa, selain bisa membantu belajar anak akan dapat menjadi motivasi besar bagi mereka.
Fenomena yang sekarang bisa kita amati adalah bahwa kemampuan Bahasa Inggris dan kemampuan akan tehnologi informasi/komputer sudah menjadi keharusan, bukan lagi sebagai kebutuhan atau bankan sekedar pilihan. Ready or not, this era is coming! Masalahnya hidup memang tetap penuh dengan pilihan. Selanjutnya terserah anda!
Karena Grammar memang bukan tujuan belajar bahasa Inggris.
Itu alasan utama, loh kok begitu? Lah Anda belum bisa bahasa Inggris, pengin bisa – amati kata BISA, bukan TAHU – artinya Anda ingin bisa ..
Bisa memahami pembicaraan orang (Listening Skill)
Bisa menyampaikan pikiran, perasaan dan kebutuhan secara lisan (Speaking Skill)
Bisa memahami bacaan literature bahasa Inggris (Reading Skill)
Bisa menyampaikan pikiran, perasaan dan kebutuhan secara tertulis (Writing Skill)
Inilah yang disebut dengan 4 ketrampilan bahasa atau 4 skills of Language, dan 4 skill inilah yang merupakan tujuan orang belajar bahasa apapun. Semua adalah SKILL atau ketrampilan yang harus Anda bentuk dalam diri Anda melebur sehingga Anda mampu melakukannya secara otomatis tanpa berpikir (automatically without thinking) dan itulah ciri2 ketrampilan jika sudah dikuasai – camkan, … semuanya harus berjalan secara otomatis.
Saya pernah bertanya pada Anda, apa RUMUS naik sepeda biar tidak jatuh? RUMUS berenang biar mengapung, hehe... sekedar mengingatkan. Yang namanya skill atau ketrampilan itu tidak bicara TAHU tapi bicara BISA. Memang beda antara tahu dan bisa? memang beda antara pengetahuan dan kebisaan atau ketrampilan? ya jelas beda dong!
Dalam psikologi Pengetahuan masuk dalam ranah cognitive (cognitive domain). Pelajaran yang lebih bersifat cognitive contohnya waktu di SMP kita belajar ‘Ilmu Bumi’ atau Fisika atau mungkin Sejarah, semuanya perlu dihafal. Tetapi pelajaran Mengetik, Berenang, Pencak Silat semuanya adalah ketrampilan yang bersifat motorik atau gerak (motoric domain).
Jika Anda ingin bisa berenang tidak ada cara lain kecuali nyemplung langsung ke air dan bergerak, dan bergerak... sampai otomatis Anda lakukan tanpa berpikir. Kalau Anda ingin bisa bicara bahasa Inggris pun demikian, ga ada cara lain selain langsung bergerak... dan bergerak, langsung bicara SEJAK DINI. Saya ingin bisa memahami koran dan majalah Bahasa Inggris, ya ayo... langsung kita membaca.
Jika Anda ingin bisa berenang tidak ada cara lain kecuali nyemplung langsung ke air dan bergerak, dan bergerak... sampai otomatis Anda lakukan tanpa berpikir. Kalau Anda ingin bisa bicara bahasa Inggris pun demikian, ga ada cara lain selain langsung bergerak... dan bergerak, langsung bicara SEJAK DINI. Saya ingin bisa memahami koran dan majalah Bahasa Inggris, ya ayo... langsung kita membaca.
Bahasa Inggris itu Pengetahuan (knowledge) atau Ketrampilan (Skill) sih? walah... ya jelas2 ketrampilan, bahkan ada 4 SKILLS OF LANGUAGE, tuh... ada 4 ketrampilan yang harus Anda bentuk agar bisa digunakan, karena bahasa pada hakikatnya hanya ALAT yang harus Anda bisa gunakan, bukan Anda ketahui.
Tetapi begitulah, banyak orang menganggap bahwa Bahasa Inggris adalah Pengetahuan. Mereka fokus peraturan ..peraturan…rumus…rumus…sampe kepala puyeng, ngebul…darah tinggi kumat, hari-hari marah sama bini tanpa sebab, ga taunya gara2 ngapalin rumus-rumus. Cape deeh, kita yang hidungnya pesek kulitnya item cape2 ngapalin rumus.
Sedang yang matanya biru, hidung mancung, ga pernah makan nasi aja ga belajar GRAMMAR. Mau liat contoh nya?? Dengerin salah satu kalimat dalam lagu The Beatles:
—- but she DON’T care —
Tuh, The Beatles sendiri ga bilang but she DOESN’T care. Ga ada tuh yang berani nyalahin mereka, trus suruh mereka ikut belajar rumus Tenses ‘The Simple Present Tense”... hihi.
Udahlah, enjoy aja... bagi Anda yang belum BISA berbahasa Inggris, cuci otak dulu... buang jauh2 tuh MITOS bahwa untuk bisa berbahasa Inggris harus kuasai Grammar dulu, No Way !! .. nanti saya tulis lagi bagaimana Grammar itu punya aliran-aliran juga, yang mana tiap aliran beda kaidah dan peraturan. Nah lho???? …masih mau belajar Grammar dulu??...
Posted by: Teguh Handoko
The world has completely turned and the hinge was the internet. It has truly created so many opportunities for people and industries to develop in ways that were once unimaginable. One good example of such a development is the rise of elearning solutions. These tools are software or programs that help people who are too busy or pressed for time to learn online.
E-learning on its own has such a wide definition since it has also a very wide variety of applications. E-learning can also be spelled as e-learning and it was derived from the phrase “electronic learning.” It refers to different fields of technology based learning. Basically, with the help of the internet, not only is learning made more accessible and easier for a lot of people, it also helps speed up the learning process since the medium is made more animated, interactive, and illustrative with the use of the right technological know-how.
At the most basic level, elearning can simply be described or defined as learning with the help of electronic technology. Any one who wants to take advantage of this kind of system would do well to think about what specific type of TEL or technology enhanced learning would fit their needs? For example, offline software packages might be good for employee training or teaching a certain lesson (perhaps such as computer science) to students or employees. As another example, web based online elearning tools might be the best choice for long courses that people with full time jobs might want to try out.
Thus, the word elearning itself really has quite a number of many possible meanings for those who are not that familiar with the industry. And perhaps, even within the industry itself, the competing definitions of different people (all claiming to be experts in the field) are still apparent. What this just means is that the tools, mediums, and modes that elearning can take form in is so diverse that literally no two experts completely agree with anything anymore. The differences in usage and in the medium must really be that different from each other that really make the experts want to disagree about this subject.
Elearning solutions encompass a lot of techniques and modes. Some companies use it when training their employees or spreading out a short lecture. Universities use it in specific courses for programs where the students will most likely not see each other face to face since the whole study course happens online. Lectures are probably emailed and class discussions are done in forums.
Truly e-learning solutions have become the preferred mode of teaching and learning by so many. The addition of technology simply opens up so many barriers and lets in so many possibilities. Not only is it more convenient for a lot of people. It is also much cheaper than tradition teaching or classroom instruction methods. Not only that, some studies purport that it increases the learning capacity of students. This might just be ushering in the future of pedagogy.
E-learning on its own has such a wide definition since it has also a very wide variety of applications. E-learning can also be spelled as e-learning and it was derived from the phrase “electronic learning.” It refers to different fields of technology based learning. Basically, with the help of the internet, not only is learning made more accessible and easier for a lot of people, it also helps speed up the learning process since the medium is made more animated, interactive, and illustrative with the use of the right technological know-how.
At the most basic level, elearning can simply be described or defined as learning with the help of electronic technology. Any one who wants to take advantage of this kind of system would do well to think about what specific type of TEL or technology enhanced learning would fit their needs? For example, offline software packages might be good for employee training or teaching a certain lesson (perhaps such as computer science) to students or employees. As another example, web based online elearning tools might be the best choice for long courses that people with full time jobs might want to try out.
Thus, the word elearning itself really has quite a number of many possible meanings for those who are not that familiar with the industry. And perhaps, even within the industry itself, the competing definitions of different people (all claiming to be experts in the field) are still apparent. What this just means is that the tools, mediums, and modes that elearning can take form in is so diverse that literally no two experts completely agree with anything anymore. The differences in usage and in the medium must really be that different from each other that really make the experts want to disagree about this subject.
Elearning solutions encompass a lot of techniques and modes. Some companies use it when training their employees or spreading out a short lecture. Universities use it in specific courses for programs where the students will most likely not see each other face to face since the whole study course happens online. Lectures are probably emailed and class discussions are done in forums.
Truly e-learning solutions have become the preferred mode of teaching and learning by so many. The addition of technology simply opens up so many barriers and lets in so many possibilities. Not only is it more convenient for a lot of people. It is also much cheaper than tradition teaching or classroom instruction methods. Not only that, some studies purport that it increases the learning capacity of students. This might just be ushering in the future of pedagogy.
Yang saya amati kenapa manusia seperti komputer ya? Ada hardware, software dan brainware.
HARDWARE
Hardware disini adalah perangkat keras manusia, unsur aradh manusia. Dan uniknya setiap manusia memiliki perangkat keras yang tidak serupa. Luar biasa sekali, seperti halnya komputer ada manusia yang memiliki spesifikasi Pentium III ada juga yang Pentium IV, bahkan uniknya pada manusia yang memiliki spesifikasi Pentium IV pun spesifikasi nya tidak sama, ada yang mempunyai modem, ada yang tidak.
Dari yang sama-sama mempunyai modem, ada yang ADSL ada yang Dial Up, ada yang online selalu kontak pada Robbal Arbaab – Allah azza wa jalla, ada juga yang modemnya tidak aktif. Subhannalloh. Kalau ada hardware tentu harus ada softwarenya, benar memang demikian.
SOFTWARE
Sebagaimana komputer, hardware tidak akan berfungsi tanpa adanya software. Begitupun unsur aradh manusia tidak akan berfungsi tanpa adanya unsur samaawaat yang merupakan unsur yang sangat kompleks, unsur yang kekal – jauh berbeda dengan unsur aradh manusia yang rusak (kafir).
Jika hardware manusia mempunyai spesifikasi yang tidak serupa, bagaimana dengan software nya? ya begitu juga, tidak serupa. Seringkali saya amati, ada 3 orang sahabat A, B, dan C sama datang pada seorang Kyai minta diberikan hikmah tertentu, maka sang Kyai akan memberikan aurad yang tidak serupa, karena sang Kyai melihat spesifikasi hardware ketiganya tidak sama.
Jangan sampai terjadi Pentium III di pasang Office 2007, bukannya malah bagus justru malah hang. Itulah sebabnya katanya seringkali terjadi kasus seorang yang tidak waras, yang katanya sih... gila gara-gara mengamalkan ilmu yang dianya tidak kuat. Begitulah software manusia pun tidak serupa.
Okey kalau memang ada software, harus ada juga Operating System-nya dong.
Pasti ada.
Justru ini yang paling penting, seringkali saya melihat ada seseorang yang sebetulnya hardwarenya spesifikasi unggul, tapi banyak yang tidak berfungsi karena tidak diaktifkan, atau tidak diinstall softwarenya. Dan yang lebih parah, banyak yang Operating System-nya berantakan karena kemasukan illegal plugins dalam hal ini adalah maksiat-maksiat yang dilakukan, yang menyebabkan ketidakstabilan kinerja operating system tersebut. Akhirnya lemot, malah hang.
Jika terjadi kasus seperti ini jangan salahkan Allah Swt. ”Semua keburukan itu dari Kamu..." begitu kata Allah, ya memang demikian, awal keluar dari pabrik semua hardware dan software (operating system dan program aplikasinya) bagus kok, salah sendiri kenapa diacak-acak dengan illegal plugins.
Hehe… Terus gimana caranya biar bagus lagi?
Harus pergi ke seorang yang mengerti tentang CPU (aradh, samawaat) manusia. Biasanya ada yang disuruh mandi taubat, ada yang disuruh sholat tasbih, dsb. Masing-masing mursyid memiliki cara tersendiri dalam mem-FORMAT ulang hardisk clientnya yang sudah berantakan.
Yang mengenaskan begini, sering terjadi ada seorang yang hardwarenya Pentium II tapi karena terawat baik, software nya terpasang, maka semua hardware nya berfungsi dengan optimal. Tiba-tiba datanglah seorang dengan spesifikasi Pentium IV tapi awut-awutan minta hikmah pada Pentium II tersebut.
Saya pernah melihat hal ini, di Serang ada seorang ahli hikmah kedatangan seorang anak muda yang awut-awutan dan minta dibukakan (diaktifkan hardware) nya, .. si ahli hikmah nggak mau, malah beliau bilang pada si anak muda awut-awutan itu, "yang anda miliki lebih dari saya..."
BRAINWARE
Nah brainware dibahas menyusul, karena ini akan mengarah pada pembicaraan yang melibatkan metafisik. Mungkin lebih baik kita lanjutkan dengan "Trik merawat dan mengoptimasi hardware dan software Anda" :)
Posted By: Teguh Handoko
HARDWARE
Hardware disini adalah perangkat keras manusia, unsur aradh manusia. Dan uniknya setiap manusia memiliki perangkat keras yang tidak serupa. Luar biasa sekali, seperti halnya komputer ada manusia yang memiliki spesifikasi Pentium III ada juga yang Pentium IV, bahkan uniknya pada manusia yang memiliki spesifikasi Pentium IV pun spesifikasi nya tidak sama, ada yang mempunyai modem, ada yang tidak.
Dari yang sama-sama mempunyai modem, ada yang ADSL ada yang Dial Up, ada yang online selalu kontak pada Robbal Arbaab – Allah azza wa jalla, ada juga yang modemnya tidak aktif. Subhannalloh. Kalau ada hardware tentu harus ada softwarenya, benar memang demikian.
SOFTWARE
Sebagaimana komputer, hardware tidak akan berfungsi tanpa adanya software. Begitupun unsur aradh manusia tidak akan berfungsi tanpa adanya unsur samaawaat yang merupakan unsur yang sangat kompleks, unsur yang kekal – jauh berbeda dengan unsur aradh manusia yang rusak (kafir).
Jika hardware manusia mempunyai spesifikasi yang tidak serupa, bagaimana dengan software nya? ya begitu juga, tidak serupa. Seringkali saya amati, ada 3 orang sahabat A, B, dan C sama datang pada seorang Kyai minta diberikan hikmah tertentu, maka sang Kyai akan memberikan aurad yang tidak serupa, karena sang Kyai melihat spesifikasi hardware ketiganya tidak sama.
Jangan sampai terjadi Pentium III di pasang Office 2007, bukannya malah bagus justru malah hang. Itulah sebabnya katanya seringkali terjadi kasus seorang yang tidak waras, yang katanya sih... gila gara-gara mengamalkan ilmu yang dianya tidak kuat. Begitulah software manusia pun tidak serupa.
Okey kalau memang ada software, harus ada juga Operating System-nya dong.
Pasti ada.
Justru ini yang paling penting, seringkali saya melihat ada seseorang yang sebetulnya hardwarenya spesifikasi unggul, tapi banyak yang tidak berfungsi karena tidak diaktifkan, atau tidak diinstall softwarenya. Dan yang lebih parah, banyak yang Operating System-nya berantakan karena kemasukan illegal plugins dalam hal ini adalah maksiat-maksiat yang dilakukan, yang menyebabkan ketidakstabilan kinerja operating system tersebut. Akhirnya lemot, malah hang.
Jika terjadi kasus seperti ini jangan salahkan Allah Swt. ”Semua keburukan itu dari Kamu..." begitu kata Allah, ya memang demikian, awal keluar dari pabrik semua hardware dan software (operating system dan program aplikasinya) bagus kok, salah sendiri kenapa diacak-acak dengan illegal plugins.
Hehe… Terus gimana caranya biar bagus lagi?
Harus pergi ke seorang yang mengerti tentang CPU (aradh, samawaat) manusia. Biasanya ada yang disuruh mandi taubat, ada yang disuruh sholat tasbih, dsb. Masing-masing mursyid memiliki cara tersendiri dalam mem-FORMAT ulang hardisk clientnya yang sudah berantakan.
Yang mengenaskan begini, sering terjadi ada seorang yang hardwarenya Pentium II tapi karena terawat baik, software nya terpasang, maka semua hardware nya berfungsi dengan optimal. Tiba-tiba datanglah seorang dengan spesifikasi Pentium IV tapi awut-awutan minta hikmah pada Pentium II tersebut.
Saya pernah melihat hal ini, di Serang ada seorang ahli hikmah kedatangan seorang anak muda yang awut-awutan dan minta dibukakan (diaktifkan hardware) nya, .. si ahli hikmah nggak mau, malah beliau bilang pada si anak muda awut-awutan itu, "yang anda miliki lebih dari saya..."
BRAINWARE
Nah brainware dibahas menyusul, karena ini akan mengarah pada pembicaraan yang melibatkan metafisik. Mungkin lebih baik kita lanjutkan dengan "Trik merawat dan mengoptimasi hardware dan software Anda" :)
Posted By: Teguh Handoko
Bahasa adalah alat komunikasi. Hanya sekedar alat untuk menyampaikan pikiran (thought), perasaaan (feeling) dan kebutuhan (needs). Karena itu gunakanlah langsung bahasa Inggris sejak dini – sebagai alat komunikasi, tempatkan dia, gunakan dia sebagaimana hakikatnya.
Seorang anak usia 10 bulan yang belum memiliki alat komunikasi, dia akan menangis saat melihat seorang tukang balon melintas. Alat komunikasinya adalah “menangis”. Tetapi 2 minggu kemudian saat dia sudah mulai mengenal kata:
balon
mama
Maka dia tidak perlu menangis lagi, saat melintas kembali tukang balon dihadapannya, dia akan menggunakan bahasa itu sebagai alatnya, dia akan berkata kepada mamanya “mama, balon”
Bisakah anda menangkap makna dari contoh cerita diatas?
Jika seorang anak bayi saja sudah berusaha menggunakan bahasa, walaupun baru 2 kata yang ia miliki – mengapa Anda tidak?
Saya berani bertaruh anda memiliki puluhan kosakata dalam bahasa Inggris, tapi selama ini anda tidak memfungsikannya sebagaimana hakikatnya yaitu sebagai alat komunikasi.
Ini adalah salah satu kunci menguasai bahasa inggris yang diajarkan di BelajarInggris.net, bahwa sebenarnya kita semua memiliki banyak kosakata bahasa inggris, namun sebenarnya kita tidak punya keberanian melakukannya secara alami seperti cerita anak kecil tadi.
"What do I mean by the natural way? Well, think about the way that a small child learns a language. They don’t sit down with an English language dictionary and start memorizing flash cards as soon as they’re able to speak – instead, they learn naturally through the process of immersion. The process of immersion involves surrounding yourself completely with the new language until you start to pick up the bits and pieces that will eventually form your comprehension of the language".
Seorang anak usia 10 bulan yang belum memiliki alat komunikasi, dia akan menangis saat melihat seorang tukang balon melintas. Alat komunikasinya adalah “menangis”. Tetapi 2 minggu kemudian saat dia sudah mulai mengenal kata:
balon
mama
Maka dia tidak perlu menangis lagi, saat melintas kembali tukang balon dihadapannya, dia akan menggunakan bahasa itu sebagai alatnya, dia akan berkata kepada mamanya “mama, balon”
Bisakah anda menangkap makna dari contoh cerita diatas?
Jika seorang anak bayi saja sudah berusaha menggunakan bahasa, walaupun baru 2 kata yang ia miliki – mengapa Anda tidak?
Saya berani bertaruh anda memiliki puluhan kosakata dalam bahasa Inggris, tapi selama ini anda tidak memfungsikannya sebagaimana hakikatnya yaitu sebagai alat komunikasi.
Ini adalah salah satu kunci menguasai bahasa inggris yang diajarkan di BelajarInggris.net, bahwa sebenarnya kita semua memiliki banyak kosakata bahasa inggris, namun sebenarnya kita tidak punya keberanian melakukannya secara alami seperti cerita anak kecil tadi.
"What do I mean by the natural way? Well, think about the way that a small child learns a language. They don’t sit down with an English language dictionary and start memorizing flash cards as soon as they’re able to speak – instead, they learn naturally through the process of immersion. The process of immersion involves surrounding yourself completely with the new language until you start to pick up the bits and pieces that will eventually form your comprehension of the language".
Posted by: Teguh Handoko
Tahukah anda bahwa grammar sendiri mempunyai banyak aliran, dan setiap aliran mempunyai kaidah yang tidak serupa. Diantara aliran2 grammar yaitu Transformative-Generative Grammar, Case Grammar, Descriptive Grammar, Prescriptive Grammar, dsb. Belum lagi bicara trend American Grammar, British Grammar.
Mari saya contoh kan sebagai berikut:
Mary is a nurse. The nurse is .........??
A. She b. He c. her d. Him
Jawaban yang mana menurut anda benar?
Jika anda memilih A maka anda mengikuti aliran Transformative-Generative Grammar yang disusun oleh Noam Chomsky, seorang matematikawan yahudi amerika yang terjun kedalam bidang bahasa. Bahasa dibuat seperti matematika, peninggalannya diantaranya adalah adanya kalimat ( + ) dan kalimat ( - ), juga permainan kalimat yang melibatkan logic seperti :
Mary is happy --> Mary bahagia
Mary is unhappy --> Mary TIDAK bahagia
Mary is NOT unhappy ---> Mary bahagia
(dalam matematika jika minus bertemu minus menjadi plus)
Contoh lainnya : Isilah soal ini dengan AM, IS atau ARE
1. The pen ....... blue (jawaban adalah IS)
2. The data ...........correct (jawaban adalah ARE)
3. 1000 dollars .... much (jawaban adalah IS)
4. Robocop and his gun ... powerful (jawaban adalah IS)
Mari kita melangkah kepada contoh lain:
Today is Sunday (Ini adalah grammar Amrik, yang bagi grammar Inggris salah)
It is Sunday Today (ini yang benar menurut Grammar Inggris)
Tomorrow is Monday (ini adalah grammar Amrik, yang bagi grammar Inggris salah)
It will be Monday tomorrow (inilah yang benar menurut Grammar Inggris)
Saya bertanya, anda mengikuti kursus bahasa Inggris online Full Conversation untuk apa? jika hanya untuk menguasai rumus-rumus Grammar beli saja bukunya banyak di pinggir jalan. Silahkan anda berpusing diri menghafal rumus-rumus yang tidak ada manfaatnya bagi kemajuan berbahasa Inggris anda.
Dan satu hal lagi, Anda ingat salah satu lagu dari kelompok The Beatles disitu ada syair sbb.
“ ... but she DON’T care ... ”
Lihat !! ..secara grammar sudah jelas salah. Tetapi toh mereka menggunakannya. Dan itu sah-sah saja karena hakikat bahasa adalah ALAT KOMUNIKASI. Nah, jika mereka saja yang lahir dengan mata biru, hidung mancung masih tidak menggunakan grammar yang benar, kenapa Anda bersusah payah menghafal rumus-rumus grammar yang akhirnya membuat anda jenuh dan frustasi dalam belajar bahasa Inggris?
Okay, mulai sekarang lupakan grammar dulu. Saya minta anda langsung gunakan bahasa Inggris untuk komunikasi, tidak usah takut salah, hajar aja bleh... urusan belakangan, dalam komunikasi yang penting adalah anda paham, saya pun paham apa yang kita bicarakan.
(One of the most important things to keep in mind when you’re learning the English language is to focus your attention on understanding a good variety of English vocabulary words. The better your vocabulary, the better you’ll be at using conversational English when speaking. You’ll also sound much more fluent when your vocabulary is strong. You don’t always need to use words that mean exactly what you want to say – understanding what you need to say is much more important)
Posted by: Teguh Handoko
Mari saya contoh kan sebagai berikut:
Mary is a nurse. The nurse is .........??
A. She b. He c. her d. Him
Jawaban yang mana menurut anda benar?
Jika anda memilih A maka anda mengikuti aliran Transformative-Generative Grammar yang disusun oleh Noam Chomsky, seorang matematikawan yahudi amerika yang terjun kedalam bidang bahasa. Bahasa dibuat seperti matematika, peninggalannya diantaranya adalah adanya kalimat ( + ) dan kalimat ( - ), juga permainan kalimat yang melibatkan logic seperti :
Mary is happy --> Mary bahagia
Mary is unhappy --> Mary TIDAK bahagia
Mary is NOT unhappy ---> Mary bahagia
(dalam matematika jika minus bertemu minus menjadi plus)
Contoh lainnya : Isilah soal ini dengan AM, IS atau ARE
1. The pen ....... blue (jawaban adalah IS)
2. The data ...........correct (jawaban adalah ARE)
3. 1000 dollars .... much (jawaban adalah IS)
4. Robocop and his gun ... powerful (jawaban adalah IS)
Mari kita melangkah kepada contoh lain:
Today is Sunday (Ini adalah grammar Amrik, yang bagi grammar Inggris salah)
It is Sunday Today (ini yang benar menurut Grammar Inggris)
Tomorrow is Monday (ini adalah grammar Amrik, yang bagi grammar Inggris salah)
It will be Monday tomorrow (inilah yang benar menurut Grammar Inggris)
Saya bertanya, anda mengikuti kursus bahasa Inggris online Full Conversation untuk apa? jika hanya untuk menguasai rumus-rumus Grammar beli saja bukunya banyak di pinggir jalan. Silahkan anda berpusing diri menghafal rumus-rumus yang tidak ada manfaatnya bagi kemajuan berbahasa Inggris anda.
Dan satu hal lagi, Anda ingat salah satu lagu dari kelompok The Beatles disitu ada syair sbb.
“ ... but she DON’T care ... ”
Lihat !! ..secara grammar sudah jelas salah. Tetapi toh mereka menggunakannya. Dan itu sah-sah saja karena hakikat bahasa adalah ALAT KOMUNIKASI. Nah, jika mereka saja yang lahir dengan mata biru, hidung mancung masih tidak menggunakan grammar yang benar, kenapa Anda bersusah payah menghafal rumus-rumus grammar yang akhirnya membuat anda jenuh dan frustasi dalam belajar bahasa Inggris?
Okay, mulai sekarang lupakan grammar dulu. Saya minta anda langsung gunakan bahasa Inggris untuk komunikasi, tidak usah takut salah, hajar aja bleh... urusan belakangan, dalam komunikasi yang penting adalah anda paham, saya pun paham apa yang kita bicarakan.
(One of the most important things to keep in mind when you’re learning the English language is to focus your attention on understanding a good variety of English vocabulary words. The better your vocabulary, the better you’ll be at using conversational English when speaking. You’ll also sound much more fluent when your vocabulary is strong. You don’t always need to use words that mean exactly what you want to say – understanding what you need to say is much more important)
Posted by: Teguh Handoko
Orang komunikasi ibarat bermain silat, ada yang menyerang (bertanya) ada yang menangkis (menjawab) ada yang menggabungkan serangan dan menangkis dalam 1 untaian gerakan (paparan). Begitupun dalam speaking skill. Itulah sebabnya di e-Compusoft Online Training pada awalnya membentuk kemampuan menangkis dulu atau receptive skill, selanjutnya kemampuan menyerang (productive skill) dan terakhir adalah kemampuan paparan (descriptive skill).
Dalam pembentukan receptive skill, saya berusaha membentuk kemampuan speaking Anda dengan menggunakan kalimat-kalimat inti (kernel sentence) yang ibaratnya dalam silat adalah dasar-dasar gerakan inti. Itulah sebabnya betapa pentingnya receptive skill ini harus Anda miliki. Tentu saja untuk memiliki skill tidak ada cara lain kecuali Anda sendiri yang harus menebusnya dengan bersusah payah, melatih setiap hari sehingga otomatis tanpa berpikir.
Dalam pembentukan receptive skill, saya berusaha membentuk kemampuan speaking Anda dengan menggunakan kalimat-kalimat inti (kernel sentence) yang ibaratnya dalam silat adalah dasar-dasar gerakan inti. Itulah sebabnya betapa pentingnya receptive skill ini harus Anda miliki. Tentu saja untuk memiliki skill tidak ada cara lain kecuali Anda sendiri yang harus menebusnya dengan bersusah payah, melatih setiap hari sehingga otomatis tanpa berpikir.
Pronunciation (makhraj/pengucapan) juga sangat penting di awal-awal perjalanan Anda dalam belajar bahasa Inggris, karena sudah saya katakan bahwa kesalahan pengucapan akan menyebabkan miscommunication, seperti bagaimana membedakan pengucapan kalimat, contoh:
This is my beg (ini permohonan saya)
This is my bag (ini tas saya), dsb.
Jika Anda telah mendownload materi conversation, Anda akan mengamati bahwa saya belum memfokuskan diri memberi Anda kosakata yang berlimpah, tetapi fokus pada pembentukan kernel sentence di lidah Anda. Kenapa demikian? Karena dalam ilmu mengajar dilarang memberikan 2 kesulitan secara bersamaan. Saya tidak ingin memecah konsentrasi Anda dengan 2 hal. Cukup pada 1 hal saja yaitu membentuk skill bicara dengan menggunakan kalimat inti dulu, serta dengan pronunciation yang benar. Itu saja.
Nanti pada tahapan berikutnya, setelah Anda memiliki kemampuan receptive speaking ini, atau kemampuan menangkis serangan dengan menggunakan kalimat inti – barulah saya mulai menekankan pengayaan vocabulary melalui bahan-bahan literature yang telah saya susun secara sistematis sehingga tanpa terasa Anda akan kaya dalam kosakata, disamping penguasaan membaca literature nya semakin menguat.
Okey? jadi mari kita fokus dulu pada pronunciation yang benar, serta membentuk kemampuan menangkis serangan (receptive speaking). Onward no retreat, tidak ada yang enak di awal perjalanan Anda membentuk skill – segarkan kembali ingatan Anda saat pertama kali belajar naik sepeda. Anda berbakat kok, yakinlah apa yang saya katakan.
Posted by: Teguh Handoko
Saya dulu pernah kemaleman di sebuah kampung di Cikeusal, Serang, karena saya kehabisan rokok saya beli sebatang rokok, kebetulan tidak ada listrik saat itu. Sambil pulang saya hisap rokok Dji Sam Soe kesukaan saya, nikmat sekali .. begitu tiba dirumah saya terkejut, karena yang saya hisap adalah rokok Djarum Coklat yang bentuk dan warna nya serupa dengan Dji Sam Soe, tapi kenapa sepanjang jalan yang saya rasakan adalah rokok Dji Samsoe, dari harum tembakaunya, dari rasa dilidahnya??

Bahasa Inggris memang kaya gado-gado, makanya bisa dibilang ga punya peraturan (Grammar) yang fix, itulah sebabnya saya tidak menganjurkan Grammar pada Anda di awal perjalanan.
Bahasa itu sendiri awalnya masih satu rumpun dengan bahasa Jerman Purba yang kemudian berkembang melalui akulturasi dengan bangsa-bangsa yang melakukan invasi ke tanah tumpah darah bangsa Inggris. Sebut saja awalnya adalah bangsa Celtic, sukunya disebut brighton dari situ muncul istilah The Great Britain selanjutnya awal Masehi masuklah invasi bangsa Romawi, lalu Jutes ... lalu Anglo ... lalu Saxon dan terakhir adalah Norman French.
Masuknya invasi masing-masing bangsa ini memberikan pengaruh dan perubahan warna kepada Bahasa Inggris sebelumnya yang sudah ada. Walaupun 70% kosakata bahasa Inggris itu merupakan perpaduan dari bahasa Anglo dan Saxon (dari kata Anglo : England atau daerah bangsa Anglo). Namun warna-warna bahasa Romawi serta perancis sedikit banyak ikut memberi warna pada wujud bahasa Inggris yang ada saat ini.
Daerah2 yang berakhiran ~sex seperti wessex, atau essex itu dulunya bekas didiami bangsa Saxon. Adapun England tentu saja bangsa Anglo. Lalu daerah yang berakhiran ~chester, seperti Manchester, Winchester itu dulunya bekas diaminya bangsa Romawi, dll.
Jangan heran kata BEFORE jika di England artinya "dihadapan", tapi di scotland artinya "sebelum". Di daerah essex pernah saya tulis sebelumnya, mereka tidak mengenal objective pronouns – sehingga mereka mengatakan ‘You love I' …bukan 'You love ME’.
Masih banyak lagi contoh2 yang membuktikan bagaimana bahasa Inggris itu sendiri tidak konsisten, lalu kenapa kita mendahulukan GRAMMAR ??
Masuknya invasi Norman French yang akhirnya menurunkan raja dan ratu Inggris saat ini, sedikit banyak memberikan warna baru pada Bahasa Inggris yang terus berkembang dari bahasa Inggris purba (old English, punah abad ke 7), lalu Bahasa Inggris abad Menengah (Middle English) yang punah abad ke 15, serta saat ini yaitu Modern English.
Bahasa Inggris yang saat ini kita gunakan adalah Modern English tentu saja, namun itupun masih terpecah menjadi 2 bagian besar yang disebut Bahasa Inggris gaya Amerika (American English) dan bahasa Inggris murni atau British English.
Terus di Indonesia pake gaya bahasa Inggris yang mana neh? Di Indonesia malah campuran, termasuk saya – bahkan tidak ada satupun instruktur bahasa Inggris yang berani menyebut dirinya menggunakan bahasa Inggris Amerika atau bahasa Inggris murni, karena toh mereka sama saja lahir nya ada yang di Tegal, Bangkalan, Medan ...hehee.
Okey ga usah pikirin, yang penting start awal langsung gunakan. Langsung praktek, langsung dipake... Grammar, ga usah pikirin dulu bro'.
(Posted by: Teguh Handoko)
(Posted by: Teguh Handoko)








