Blog Yang berisikan panduan membuat beragam kerajinan tangan mendukung karya nyata Usaha Kecil Menengah.

Flashdisk Video Edukasi Islami Berisi 500 Lebih Video Edukasi.. Flashdisk 16GB Sandisk ORIGINAL garansi 5 Tahun. Gratis 1 OTG Dengan potongan 12%! Hanya Rp74.800. Dapatkan sekarang juga di Shopee! klik link ini langsung ke Shopee  VIDEO EDUKASI ISLAMI atau klik wa 081296355567 untuk WA ke Admin langsung Paket Flashdisk Video Edukasi Anak Muslim 16GB + Bonus OTG



Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013

Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013 - Hallo sahabat Karya Nyata Ragam Kerajinan, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel pendidikan, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013
link : Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013

Baca juga


Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 telah diterapkan mulai tahun pelajaran 2014/2015. Bahkan pada awal tahun pelajaran 2014/2015 tersebut, Kurikulum 2013 serentak dilaksanakan di seluruh sekolah di Indonesia pada kelas 1 dan 4 SD (Sekolah Dasar), pada kelas 7 SMP, dan kelas 10 SMA/SMK. Saat itu yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah Bapak Muhammad Nuh. Kemudian, setelah pergantian kabinet pada masa pemerintahan Jokowi, Menteri Pendidikan yang dijabat oleh Bapak Anies Baswedan menetapkan bahwa pelaksanaan Kurikulum 2013 hanya dilakukan pada sekolah-sekolah piloting atau disebut sebagai sekolah sasaran. Guru yang menerapkan Kurikulum 2013 kemudian disebut juga sebagai guru sasaran. Hingga kini tahun pelajaran 2016/2017 yang tengah berada pada semester ganjil tetap melaksanakan Kurikulum 2013 dengan jumlah sekolah yang semakin ditambah. Ini memang kebijakan Bapak Anies Baswedan, bahwa nanti pada tahun pelajaran 2018/201 seluruh sekolah akan melaksanakan Kurikulum 2013.

Berdasarkan hasil monev pelaksanaan Kurikulum13  tahun 2015, masalah yang dihadapi oleh para guru dalam pelaksanaan K13 adalah dalam menyusun RPP, mendisain instrumen penilaian, melaksanakan pembelajaran, melakukan penilaian, dan mengolah dan melaporkan hasil penilaian.
masalah utama guru dalam penerapan Kurikulum 2013

Pada bulan Mei dan Juni 2016 telah diberikan pelatihan Kurikulum 2013 kepada para Instruktur Nasional, Instruktur Provinsi, hingga Instruktur Kabupaten/Kota. Dan selanjutnya para Instruktur Kabupaten/Kota memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru sasaran di daerahnya masing-masing.

Hingga saat ini, sebenarnya pemerintah dalam hal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan belum begitu puas dengan kinerja guru-guru di lapangan (sekolah). Kebanyakan mereka belum dapat beralih dari kebiasaan lama, berperan sebagai guru (yang sifatnya mendominasi kelas), padahal pada Kurikulum 2013, guru lebih diharapkan berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran. Tentu hal ini kesalahan tidak serta merta dapat ditimpakan pada guru. Mereka membutuhkan banyak pelatihan dan pendampingan yang betul-betul berkualitas.

Baca juga:
Prinsip-Prinsip Pembelajaran pada Kurikulum 2013 (Standar Proses)

Ada banyak masalah yang dihadapi oleh guru dalam melaksanakan Kurikulum 2013, seperti minimnya sarana dan prasarana sekolah. Tidak mudah beralih dari guru yang terbiasa berada sebagai sumber utama pembelajaran, sebagai aktor utama di dalam kelas. Pergeseran peran menjadi fasilitator tentu tidak dapat dilakukan oleh guru yang telah terbiasa puluhan tahun berperan demikian. Semua harus dilakukan secara perlahan-lahan tetapi berkesinambunga.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013 yang dilaksanakan oleh Direktorat PSMP pada tahun 2015, masalah utama yang dihadapi oleh para guru SMP (Sekolah Menengah Pertama) dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 adalah:
  • Penyusun RPP
  • Pendisainan instrumen penilaian
  • Pelaksanaan pembelajaran
  • Pelaksanaan penilaian
  • Pengolahan dan pelaporan hasil penilaian
Karena itulah, setiap pelatihan yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lebih menitikberatkan kepada hal-hal tersebut.

Lalu bagaimanakah hasil pelaksanaan pelatihan-pelatihan yang telah dilakukan oleh pemerintah secara berjenjang dari Narasumber Nasional, Intruktur Nasional, Instruktur Provinsi, Instruktur Kabupaten/Kota, hingga Guru Sasaran pada tahun 2016 ini? Kita nantikan saja.

Baca juga:


Demikianlah Artikel saya tentang :Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013

Sekianlah artikelnya Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya Jangan lupa Share yaaa.

Anda sekarang membaca artikel Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013 dengan alamat link http://ragam-kerajinan.blogspot.com/2016/08/masalah-utama-guru-dalam-menerapkan.html
Tag : pendidikan
0 Komentar untuk "Masalah Utama Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013"

Back To Top